Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan

Demo Mahasiswa di Jakarta, Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan

Terkini | inews | Senin, 15 Juni 2026 - 16:09
share

JAKARTA, iNews.id - Mahasiswa dari berbagai kelompok menggelar aksi demonstrasi di Jakarta hari ini, Senin (15/6/2026). Sebanyak 5.955 personel gabungan Polri dan TNI dikerahkan untuk mengamankan jalannya unjuk rasa.

Ribuan personel tersebut disebar di sejumlah titik aksi di Jakarta Pusat. Aparat disiagakan untuk menjaga situasi tetap kondusif, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan selama demonstrasi berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan sikap humanis. Petugas juga diminta sabar dan tidak terpancing situasi di lapangan.

"Tadi kita sama-sama mendengarkan ada 18 direktif Bapak Kapolda Metro Jaya di mana intinya adalah petugas yang melaksanakan pelayanan pengamanan, harus sabar, humanis, dan tidak terprovokasi," ujarnya, Senin (15/6/2026). 

Kombes Budi menegaskan, Polda Metro Jaya memberi ruang bagi penyampaian aspirasi. Namun, aksi unjuk rasa tetap harus berjalan tertib agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, aksi unjuk rasa digelar di sejumlah titik. Lokasi aksi antara lain Bundaran Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Gedung DPR/MPR, hingga Jalan Kwitang Raya, Senen.

Unjuk rasa tersebut diikuti berbagai kelompok mahasiswa dan organisasi. Salah satunya Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK). Selain itu, pada pukul 10.00 WIB, sejumlah organisasi lain juga dijadwalkan menggelar aksi. Kelompok tersebut antara lain Aliansi Perisai dan Cipayung Jakarta Barat.

Organisasi yang tergabung di dalamnya meliputi PC PMII Jakarta Barat, GMNI Jakarta Barat, FMN, APWKS, AGRA, SPP, FAM UI, HMI Esa Unggul, dan BEM Trisakti. Aksi juga diikuti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Provinsi Jambi. Aparat menyiapkan pengamanan sesuai titik dan waktu aksi yang telah terdata.

Kombes Budi mengatakan, prioritas utama Polda Metro Jaya dalam pengamanan yakni memastikan aspirasi tersampaikan dengan baik. Polisi juga akan mengomunikasikan tuntutan para peserta aksi.

Di sisi lain, aparat tetap menjaga fasilitas umum dan aktivitas masyarakat. Pengamanan juga dilakukan untuk memastikan lalu lintas tetap terkendali selama aksi berlangsung.

"Kita sama-sama menjaga arus lalu lintas, menjaga fasilitas umum dan kegiatan-kegiatan masyarakat lain tetap terjaga dengan baik. Tidak terjadi keributan, tidak terjadi kerusuhan," ucapnya.

Polda Metro Jaya mengimbau peserta aksi menyampaikan pendapat secara tertib dan damai. Masyarakat pengguna jalan juga diminta menyesuaikan perjalanan karena potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi aksi.

Aparat memastikan pengamanan dilakukan secara terukur. Ribuan personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk menjaga Jakarta tetap aman selama demonstrasi mahasiswa berlangsung.

Topik Menarik