Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
TEHERAN, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran telah menyepakati naskah akhir nota kesepahaman (MoU) perjanjian damai dan akan ditandatangani di Jenewa, Swiss, pada 19 Juni mendatang. MoU tersebut akan disetujui melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB agar lebih mengikat.
"Kesepakatan akhir akan disetujui melalui resolusi Dewan Keamanan PBB," demikian laporan kantor berita Mehr, mengutip keterangan pada naskah MoU.
Lebih lanjut AS berjanji tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri Iran dan menghormati kedaulatan Republik Islam.
Draf tersebut juga menetapkan, pembukaan Selat Hormuz hanya akan dilakukan dalam waktu 30 hari setelah penandatanganan MoU.
Selain itu, AS akan mencabut blokade maritm terhadap Iran, memungkinkan kapal-kapal tanker dan kargo untuk mengantar muatan tanpa gangguan.
Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Iran Kazem Gharibabadi sebelumnya mengeklaim, Iran berhasil memasukkan semua sikap kunci dan tuntutan penting ke dalam draf MoU. Menurut dia, capaian tersebut merupakan bukti keberhasilan Iran baik di meja diplomasi maupun di medan konflik.
“Musuh yang melancarkan serangan gagal mencapai semua tujuan jahatnya, dan Republik Islam meraih kemenangan besar dalam perang,” kata Gharibabadi.
Dia menambahkan, naskah lengkap MoU akan dipublikasikan setelah penandatanganan resmi. Para pejabat Iran juga akan menjelaskan berbagai dimensi serta pencapaian yang diperoleh melalui perjanjian tersebut kepada publik melalui media massa.
Gharibabadi menjelaskan, sejumlah ketentuan dalam kesepakatan mulai diterapkan lebih awal. Salah satunya adalah pencabutan blokade maritim AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran yang mulai berlaku pada Minggu malam waktu AS.
Menurut Gharibabadi, MoU tersebut bukan sekadar hasil perundingan diplomatik, melainkan juga buah dari pencapaian militer Iran selama konflik berlangsung.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Iran telah tercapai. Dia mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai bagian dari implementasi perjanjian damai tersebut.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” tulis Trump melalui akun Truth Social.









