Kronologi Rumah Anisa Rahma Kebakaran, Berawal dari Lilin Pengusir Lalat

Kronologi Rumah Anisa Rahma Kebakaran, Berawal dari Lilin Pengusir Lalat

Gaya Hidup | inews | Senin, 15 Juni 2026 - 09:30
share

JAKARTA, iNews.id - Rumah milik Anisa Rahma di Bandung mengalami kebakaran hebat yang menghanguskan sekitar 80 persen bangunan. Musibah tersebut terjadi saat seluruh anggota keluarga sedang tertidur lelap pada dini hari WIB.

Anisa Rahma mengungkapkan kronologi kebakaran yang menimpa rumahnya beberapa waktu lalu. Dia menjelaskan, sumber api diduga berasal dari lilin yang sebelumnya dinyalakan untuk mengusir lalat di dalam rumah.

"Awalnya itu dari lilin. Jadi awalnya Mamah pasang lilin itu untuk ngusir lalat malam-malam. Dan pada saat itu mungkin capek atau apa, Mamah akhirnya ketiduran dan lupa kalau lilin masih nyala," ujar Anisa saat ditemui di kawasan Jakarta, belum lama ini.

Menurut Anisa, api mulai membesar tanpa disadari karena seluruh penghuni rumah sedang tertidur. Ibunya menjadi orang pertama yang terbangun dan mengetahui adanya kebakaran.

"Pas lagi lelap-lelapnya, bener-benar kita semua pada kondisinya tidur, tiba-tiba Mamah sendiri yang terbangun. Buka pintu udah api udah besar banget. Itu udah sampai ke atap, hordeng, meja makan," kata Anisa.

Suami Anisa, Anandito Dwis, mengaku kondisi api sudah sangat besar ketika dirinya dibangunkan sekitar pukul 02.30 WIB. Situasi tersebut membuatnya tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan bagian rumah yang terbakar.

"Pada saat saya dibangunin jam setengah tiga turun ke bawah, udah gak banyak yang bisa saya lakukan gitu. Dan mengingat di sana pun dekat dengan penyimpanan tabung gas," ujar Anandito.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan cukup parah karena api melahap sebagian besar area utama rumah.

Akibat kebakaran itu, Anisa dan keluarganya untuk sementara waktu tinggal di rumah orang tua sambil menunggu proses renovasi selesai dilakukan. Sejumlah ruangan penting di rumah mereka dilaporkan mengalami kerusakan berat.

"Kurang lebih 80 persen lah, ya. Hampir bener-bener ruang tengah, ruang utama lah gitu. Ruang kumpul, ruang makan, bahkan kasur pun juga semua udah habis," kata Anisa.

Meski mengalami kerugian besar, Anisa bersyukur seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri. Dia berharap proses renovasi rumah dapat segera rampung sehingga keluarganya bisa kembali menempati hunian tersebut.

Topik Menarik