Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
MEXICO CITY, iNews.id - Penyanyi asal Kolombia, Shakira kembali dipercaya membawakan lagu anthem Piala Dunia. Dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Mexico City, Meksiko, Shakira membawakan lagu berjudul Dai Dai.
Shakira mengatakan, tugas menciptakan lagu untuk Piala Dunia bukanlah tugas yang mudah. Sebab, sebuah lagu resmi turnamen sepak bola terbesar di dunia harus mampu mewakili emosi, perasaan, dan semangat miliaran orang yang menonton ajang tersebut.
Menurut dia, sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan berbagai budaya dan masyarakat dari beragam latar belakang di seluruh dunia.
"Sepak bola adalah hal yang menyatukan begitu banyak budaya dan orang-orang dari berbagai latar belakang kehidupan," ujar Shakira, dilansir dari AP, Jumat (12/6/2026).
"Tanggung jawab besar dalam membuat lagu Piala Dunia, adalah Anda harus menciptakan lagu yang mampu mewakili perasaan, emosi dan semangat banyak orang," katanya.
Pelantun lagu Waka Waka pada Piala Dunia 2010 itu menilai lagu untuk ajang sepak bola terbesar di dunia ini harus memiliki karakter yang universal. Karena itu, proses kreatifnya selalu mempertimbangkan keberagaman budaya yang ada di berbagai negara peserta turnamen.
"Jadi, Anda harus menulis lagu itu dengan memahami bahwa lagu tersebut harus bersifat global. Lagu itu harus mampu merangkul begitu banyak budaya dan mewakili begitu banyak orang dalam satu melodi," ucapnya.
Shakira bersama musisi Nigeria Burna Boy dipercaya membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 bertajuk Dai Dai. FIFA menyebut lagu tersebut sebagai perpaduan energi global yang merayakan sepak bola, budaya, dan persatuan. Lagu itu dirilis pada Mei 2026 menjelang dimulainya turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.
Bagi Shakira, lagu Piala Dunia yang sukses harus memiliki ritme yang kuat sekaligus mampu menjadi lagu kebanggaan bersama yang dinyanyikan para penggemar di stadion maupun di berbagai penjuru dunia.
"Menurut saya, lagu Piala Dunia yang baik harus memiliki ritme yang kuat. Lagu itu harus ritmis. Lagu tersebut harus membuat orang ingin menari. Selain itu, lagu itu juga harus menjadi sebuah anthem atau lagu kebanggaan bersama. Lagu tersebut harus membuat orang ingin bernyanyi bersama secara serempak, bernyanyi sekeras mungkin dengan penuh semangat," ujarnya.
Penyanyi berusia 49 tahun tersebut memang memiliki sejarah panjang dengan Piala Dunia. Sebelum Dai Dai, dia pernah membawakan Waka Waka (This Time for Africa) yang menjadi anthem resmi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Shakira kembali tampil di panggung pembukaan Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Meksiko, pada 11 Juni 2026. Bersama Burna Boy, dia membawakan Dai Dai di hadapan puluhan ribu penonton saat seremoni pembukaan turnamen yang diikuti 48 negara tersebut.










