Shin Tae-yong Mulai Panaskan Mesin Persija, Piala Presiden 2026 Jadi Ujian Awal Macan Kemayoran

Shin Tae-yong Mulai Panaskan Mesin Persija, Piala Presiden 2026 Jadi Ujian Awal Macan Kemayoran

Olahraga | inews | Kamis, 11 Juni 2026 - 18:51
share

JAKARTA, iNews.id – Shin Tae-yong mulai menyiapkan kekuatan Persija Jakarta lewat Piala Presiden 2026 sebagai panggung awal membangun Macan Kemayoran. Presiden Persija, Mohamad Prapanca, memastikan timnya akan ambil bagian dalam turnamen pramusim tersebut.

Piala Presiden 2026 menjadi agenda penting bagi Persija. Ajang itu bisa dimanfaatkan untuk menguji arah permainan, kesiapan skuad, dan kebutuhan tim sebelum Super League 2026-2027 bergulir.

Persija memasuki fase baru bersama Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu datang dengan target membawa Macan Kemayoran tampil lebih baik dibanding musim sebelumnya.

Pada Super League 2025-2026, Persija yang diperkuat Rizky Ridho finis di posisi ketiga. Hasil itu menjadi pijakan bagi klub untuk menatap musim baru dengan ambisi lebih besar.

Prapanca menyebut Persija sudah memberi komitmen untuk ikut berkontribusi dalam Piala Presiden 2026. Namun, dia belum mengetahui secara detail jadwal dan format turnamen tersebut.


Persija Siap Ikut Piala Presiden 2026

Prapanca mengatakan Piala Presiden hampir selalu menjadi agenda pramusim setiap tahun. Dia menyebut format edisi 2026 akan mengalami perubahan.

"Tentunya memang setiap tahun kami selalu ada Piala Presiden, cuma yang saya tahu hari ini formatnya akan berubah. Dan tentunya kami sudah kasih komitmen untuk ikut berkontribusi di Piala Presiden itu ya gitu ya," kata Prapanca dikutip, Kamis (11/6/2026).

Prapanca belum bisa menjelaskan kapan Piala Presiden 2026 digelar. Dia juga belum mendapat gambaran pasti terkait format baru turnamen tersebut.

"Tapi jadwalnya saya belum tahu pastinya, belum keluar. Yang pasti ada, formatnya saya juga belum tahu kayak apa," tambahnya.

Kepastian Persija ikut Piala Presiden 2026 menjadi sinyal awal persiapan Macan Kemayoran. Turnamen itu bisa menjadi bahan evaluasi penting sebelum tim memasuki kompetisi resmi.

Bagi Shin Tae-yong, ajang pramusim tersebut dapat menjadi kesempatan untuk melihat kondisi pemain secara langsung. Dia bisa menilai kebutuhan tim sebelum menentukan rencana lebih detail.


Prapanca Akan Diskusi dengan Shin Tae-yong

Prapanca menegaskan manajemen Persija akan berdiskusi dengan Shin Tae-yong untuk menyusun agenda pramusim. Pembicaraan itu mencakup kebutuhan tim, jadwal pertandingan uji coba, hingga waktu pemain berkumpul.

"Terus nantinya tentunya kebutuhan pramusim, jadwal friendly match, itu nanti saya harus diskusi dengan Coach Shin Tae-yong. Seperti apa nanti tim kapan kumpul dan schedule-nya kayak apa," ucapnya.

Prapanca juga akan menyesuaikan rencana pramusim dengan kebutuhan komersial klub. Dia ingin agenda yang dipilih tetap sesuai dengan persiapan teknis tim.

"Nanti baru saya bisa tahu mana yang cocok dari pihak komersial untuk melakukan kegiatan-kegiatan pramusim gitu. Itu mungkin yang bisa saya jawab," sambungnya.

Langkah itu menunjukkan Persija tidak ingin asal menjalani pramusim. Manajemen perlu menyelaraskan agenda turnamen, laga uji coba, kebutuhan pelatih, dan kesiapan pemain.

Piala Presiden sendiri menjadi salah satu turnamen pramusim yang cukup rutin digelar di Indonesia sejak 2015. Di luar periode Covid-19, ajang tersebut sejauh ini hanya absen dua kali, yakni pada 2016 dan 2023.

Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Shin Tae-yong mulai membentuk wajah baru Persija. Piala Presiden 2026 bisa menjadi ujian awal bagi pelatih tersebut sebelum Macan Kemayoran mengejar target lebih tinggi di Super League 2026-2027.

Topik Menarik