Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!
JAKARTA, iNews.id - Misteri di balik pencekalan drummer Dewa 19, Tyo Nugros, saat hendak bertolak ke Malaysia akhirnya terungkap. Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan tindakan tersebut dilakukan atas permintaan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengatakan pihaknya hanya menjalankan permohonan resmi yang diajukan KPKNL terkait seseorang yang memiliki keterkaitan dengan kewajiban debitur.
"Terkait dengan pencekalan Mas Tyo Nugros itu karena adanya permohonan dari KPKNL kepada kami untuk melakukan cekal," kata Hendarsam saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).
Menurut Hendarsam, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, terdapat hubungan antara Tyo Nugros dan salah satu perusahaan yang memiliki kewajiban kepada KPKNL. Namun, ia belum dapat menjelaskan secara rinci bentuk keterkaitan tersebut.
"Alasan daripada pencekalan tersebut itu sepanjang yang kami ketahui karena adanya kewajiban dari salah satu perusahaan yang menjadi debitur dari KPKNL dan itu ada hubungannya dengan Mas Tyo Nugros," ujarnya.
Ia bahkan mengaku belum mengetahui secara pasti apakah hubungan tersebut berkaitan dengan keluarga atau pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan sang musisi.
"Saya kurang tahu apakah orang tuanya atau bagaimana, saya kurang tahu karena kurang lebih seperti itu," tambahnya.
Hendarsam mengungkapkan, saat pertama kali menerima informasi mengenai pencekalan tersebut, ia sempat menduga hanya terjadi kesamaan nama. Namun setelah dilakukan koordinasi dengan petugas di lapangan, dipastikan bahwa Tyo Nugros memang masuk dalam daftar pencegahan ke luar negeri berdasarkan permintaan KPKNL.
Meski demikian, pihak Imigrasi menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk menjelaskan lebih jauh mengenai substansi perkara yang menjadi dasar pencekalan tersebut.
"Kami hanya pelaksana teknis saja," tegas Hendarsam.
Kasus ini menjadi sorotan setelah Tyo Nugros absen dalam konser Dewa 19 bertajuk Cintaku TerTinggal di Malaysia yang digelar di Axiata Arena Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 6 Juni 2026.
Ketidakhadiran Tyo sempat memicu berbagai spekulasi di media sosial. Bahkan sejumlah media Malaysia memberitakan bahwa drummer berusia 55 tahun itu tidak dapat tampil karena ditahan oleh petugas imigrasi di Jakarta tanpa penjelasan yang jelas.
Akibat kondisi tersebut, posisi Tyo di belakang drum akhirnya digantikan Al Ghazali. Pergantian personel sementara itu juga telah dikonfirmasi langsung oleh pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani.










