Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

Terkini | inews | Rabu, 10 Juni 2026 - 20:10
share

TEL AVIV, iNews.id - Menteri radikal sayap kanan Israel Itamar Ben Gvir kembali melontarkan usul kontroversial. Dia menyerukan pengeboman Ibu Kota Beirut, manangkapi para perempuan Lebanon, serta merebut wilayah negara itu. Ben Gvir berdalih, usulannya itu sebagai balasan atas serangan drone kelompok Hizbullah yang membuat Israel kalang kabut.

“Kita harus berpikir di luar kotak mengenai Hizbullah, dan kita juga harus mempertimbangkan pendudukan wilayah dan membunuh banyak teroris,” kata Ben Gvir, saat rapat Kabinet Keamanan, seperti dilaporkan surat kabar Maariv.

Ben Gvir juga menyerukan penangkapan perempuan dan anak-anak para pejuang Hizbullah.

"Inilah yang paling menyakitkan mereka," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar menuduh Hizbullah berusaha menyeret Israel ke dalam perang.

Menteri Urusan Permukiman Orit Strock juga menyerukan pendudukan wilayah Lebanon.

Militer Israel melancarkan serangan udara ke Lebanon pada 2 Maret, merespons gempuran kelompok Hizbullah. Bukan hanya itu, militer Israel juga menggelar operasi serangan darat.

Serangan Israel sejak itu telah menewaskan lebih dari 3.600 orang dan melukai lebih dari 11.100 orang. Serangan Israel juga menyebabkan lebih dari 1 juta warga Lebanon mengungsi.

Serangan ke Lebanon terus berlanjut memicu respons keras dari Iran dengan menyerang Israel pada Minggu (7/6/2026).

Topik Menarik