Heboh! Masih di Bawah Umur, Thalia Anak Ruben Onsu Live TikTok

Heboh! Masih di Bawah Umur, Thalia Anak Ruben Onsu Live TikTok

Gaya Hidup | inews | Rabu, 10 Juni 2026 - 10:43
share

JAKARTA, iNews.id – Thalia Putri Onsu, putri pasangan Ruben Onsu dan Sarwendah, menjadi sorotan publik setelah video siaran langsung (live) TikTok yang melibatkannya beredar luas di media sosial. Momen tersebut memicu perdebatan karena Thalia masih di bawah umur.

Dalam video yang ramai diperbincangkan warganet, Thalia tampak berinteraksi di momen live TikTok. Kemunculan video tersebut kemudian menuai beragam respons, termasuk kekhawatiran terkait dampak paparan komentar publik terhadap anak-anak.

Ruben Onsu menjadi salah satu pihak yang secara terbuka menyoroti persoalan tersebut. Melalui unggahan di Instagram, presenter sekaligus pengusaha itu menegaskan ketidaksetujuannya terhadap anak di bawah umur yang diberi kesempatan melakukan siaran langsung dan membaca komentar dari publik tanpa pengawasan yang memadai.

"Saya mengenal anak saya sejak lahir. Karena itu, menurut saya, membiarkan atau memberikan kesempatan kepada anak di bawah umur untuk melakukan live dan membaca komentar yang tidak terkontrol sama saja dengan merusak mata, hati, dan pola pikir mereka," tulis Ruben, dikutip Rabu (10/6/2026).

Menurut Ruben, anak-anak masih berada dalam fase pembentukan karakter, sehingga rentan terpengaruh oleh berbagai opini dan komentar yang muncul di media sosial. Dia juga mengaku mempertanyakan lingkungan yang saat ini berada di sekitar putrinya setelah melihat video tersebut.

Polemik ini pun membuat publik kembali mempertanyakan aturan resmi TikTok terkait usia pengguna yang diperbolehkan mengakses fitur LIVE. Seperti apa aturannya?

Anak di Bawah Umur Dilarang Live TikTok

Berdasarkan ketentuan resmi TikTok, pengguna harus berusia minimal 18 tahun untuk dapat melakukan siaran langsung sebagai host live atau pemilik akun. TikTok menyatakan bahwa pengguna yang telah dikonfirmasi berusia 18 tahun ke atas berhak mengakses fitur tersebut, sedangkan pengguna yang terverifikasi masih di bawah 18 tahun tidak akan mendapatkan akses LIVE.

Dalam halaman bantuan resminya, TikTok menjelaskan bahwa perusahaan dapat melakukan verifikasi usia melalui berbagai metode, termasuk identitas resmi, swafoto (selfie), estimasi usia berbasis teknologi, hingga verifikasi kartu kredit di wilayah tertentu. Jika TikTok mengonfirmasi bahwa pengguna masih berusia di bawah 18 tahun, akses terhadap fitur LIVE dapat dicabut atau tidak diberikan sama sekali.

Tak hanya itu, TikTok juga memasukkan fitur LIVE sebagai layanan dengan batasan usia khusus. Platform tersebut menyebut bahwa siaran langsung merupakan fitur yang hanya dapat diakses oleh pengguna yang memenuhi syarat usia minimum demi menjaga keamanan pengguna muda dari risiko perundungan siber, eksploitasi, hingga paparan konten yang tidak sesuai usia.

Meski belum diketahui secara pasti status akun yang digunakan dalam siaran tersebut maupun mekanisme LIVE yang berlangsung, perbincangan mengenai Thalia kembali mengangkat isu perlindungan anak di media sosial.

Banyak pihak menilai bahwa anak-anak sebaiknya tidak menjadi subjek utama dalam siaran langsung yang memungkinkan mereka berinteraksi langsung dengan komentar publik yang tidak selalu dapat dikendalikan.

Topik Menarik