Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Absen dari Australian Open 2026, Alasannya Mengejutkan!

Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin Absen dari Australian Open 2026, Alasannya Mengejutkan!

Olahraga | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 22:06
share

JAKARTA, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin resmi ditarik dari Australian Open 2026 usai hasil kontras di Indonesia Open 2026, memicu evaluasi menyeluruh dan fokus pemulihan.

Keputusan ini diambil setelah Indonesia Open 2026 rampung. Fajar/Fikri tersingkir lebih awal di babak 32 besar, sedangkan Raymond/Joaquin melaju hingga final dan mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menyebut penarikan dua pasangan tersebut hasil pertimbangan matang. Evaluasi dilakukan dengan melihat performa, kondisi fisik, serta kebutuhan program ke depan.

"Setelah melalui diskusi dengan tim pendukung, saya memutuskan menarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026," kata Antonius Budi Ariantho dalam keterangannya.

Indonesia Open disebut menjadi salah satu milestone penting bagi PBSI. Hasil Fajar/Fikri dinilai belum memenuhi target yang telah ditetapkan, sehingga langkah evaluasi menyeluruh dipilih sebagai bahan perbaikan.

"Indonesia Open merupakan salah satu milestone yang penting bagi PBSI. Namun, hasil yang diraih pasangan Fajar/Fikri masih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan, oleh karena itu diperlukan evaluasi menyeluruh sebagai bahan perbaikan kedepannya," tambahnya.

Dia juga menjelaskan Australian Open tidak masuk dalam program turnamen utama pada periode ini. Fokus tim pelatih kini diarahkan pada persiapan optimal menuju agenda prioritas berikutnya.

Turnamen besar seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games menjadi sasaran utama, sehingga manajemen beban tanding dan kondisi atlet menjadi perhatian serius dalam penyusunan jadwal.

Untuk pasangan Raymond/Joaquin, faktor pemulihan menjadi alasan krusial. Waktu recovery singkat usai final Indonesia Open dinilai berisiko jika langsung dipaksakan tampil.

"Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open," ucapnya.

"Apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya resiko cederanya kambuh," sambung Antonius.

Topik Menarik