Shin Tae-yong Dikontrak 3 Tahun, Persija Beri Kebebasan Bangun Proyek Besar
JAKARTA, iNews.id – Persija Jakarta memberi kebebasan kepada Shin Tae-yong untuk membentuk tim pelatih sendiri. Keputusan itu menjadi bagian dari proyek tiga tahun Macan Kemayoran bersama mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.
Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca menegaskan manajemen memberi ruang kepada Shin. Kebebasan itu diberikan agar pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak kesulitan saat mulai bekerja.
Persija ingin proses pembentukan tim berjalan cepat. Karena itu, Shin diberi kesempatan membawa staf yang sudah cocok dengan gaya kepelatihannya.
Langkah tersebut menunjukkan keseriusan Persija dalam membangun proyek jangka menengah. Macan Kemayoran tidak hanya mengejar hasil cepat, tetapi juga ingin membentuk sistem kerja yang lebih kuat.
Shin Tae-yong menjadi pusat proyek baru Persija. Reputasinya bersama Timnas Indonesia membuat ekspektasi terhadap dia langsung meninggi.
Mohamad Prapanca menjelaskan keputusan Persija memberi keleluasaan kepada Shin. Manajemen ingin pelatih baru mereka langsung fokus membangun kekuatan tim.
"Untuk tim pelatih dan asisten tentunya tadi Coach Shin karena format kita prosesnya pengen cepat tentunya biar Coach Shin tidak pusinglah. Jadi, dia membentuk satu tim sendiri yang dibawa oleh Coach Shin ya," kata Prapanca.
Pernyataan itu menjadi sinyal kuat kepercayaan manajemen kepada Shin. Persija tidak ingin menghambat proses kerja pelatih barunya.
Dengan kebebasan tersebut, Shin bisa menyusun struktur kepelatihan sesuai kebutuhan. Dia juga bisa membawa orang-orang yang sudah memahami cara kerjanya.
Persija membutuhkan percepatan karena musim baru harus disiapkan sejak dini. Komposisi staf pelatih menjadi salah satu fondasi penting sebelum membentuk skuad yang lebih kompetitif.
Prapanca juga memastikan Shin diikat kontrak selama tiga tahun. Durasi itu diberikan setelah manajemen melalui proses dan pertimbangan matang.
"Ya, tadi itu kan kami berproses kan gitu ya. Jadi, tentunya Coach Shin juga perlu apa namanya terlibat dalam infrastruktur Persija nanti termasuk untuk pengembangan pemain muda," katanya.
Kontrak tiga tahun membuat peran Shin tidak hanya terbatas pada tim utama. Dia juga akan dilibatkan dalam infrastruktur klub, termasuk pengembangan pemain muda Persija.
"Semua kami mencoba mengakselerasi selama 3 tahun ke depan ini gitu," tambahnya.
Proyek ini membuat era Shin di Persija semakin menarik untuk dinanti. Manajemen memberi waktu, ruang, dan tanggung jawab besar kepada dia.
Bagi The Jakmania, kontrak tiga tahun tersebut menjadi harapan baru. Persija kini punya kesempatan membangun tim dengan arah yang lebih jelas.
Kebebasan yang diberikan Persija juga menjadi ujian besar untuk Shin Tae-yong. Dia harus membuktikan kepercayaan manajemen bisa menghasilkan perubahan nyata bagi Macan Kemayoran.










