Bareskrim Periksa Manajemen DWP Hari Ini terkait Dugaan Promosi Whip Pink
JAKARTA, iNews.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bakal memeriksa manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP), Senin (8/6/2026). Pemeriksaan itu terkait dugaan promosi penjualan dinitrogen oksida (N2O) atau Whip Pink pada acara DWP 2023 lalu.
“Hari ini Senin tanggal 8 Juni 2026 pukul 15.00 wib, penyidik Subdit 3 Dittipid Narkoba akan melakukan pemeriksaan manajemen Djakarta Warehouse Project (DWP) terkait promosi penjualan Whip Pink bersamaan dengan acara DWP tahun 2023,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso.
Menurut Eko, manajemen DWP telah bersedia memberikan keterangan terkait promosi tersebut.
“Saksi management bersedia memberikan keterangan doorstop di bareskrim setelah dilakukan pemeriksaaan,” ujar Eko.
Sebelumnya, Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap menyebut penggunaan Whip Pink pernah menjadi bagian promosi dalam gelaran DWP.
“Nah, Whip Pink ini juga tahun lalu, beberapa tahun lalu sudah marak. Bahkan menjadi menambah promo di dalam DWP yang dilaksanakan di Bali tahun lalu,” kata Zulkarnain.
Menurut Zulkarnain, bentuk promosi itu berupa bonus produk bagi pembeli dalam jumlah tertentu.
“Kalau beli 5 tabung, dapat free 1 tabung. Sampai sebegitunya lah kondisi sebaran penggunaan Whip-Pink ini,” ujarnya.
Selain itu, Zulkarnain mengatakan penggunaan Whip Pink juga mulai muncul di kalangan kreator konten dan telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup tertentu.
Adapun Bareskrim juga telah membongkar pabrik Whip Pink di kawasan Jakarta. Dari pengungkapan itu, Bareskrim menangkap sembilan orang.
Bareskrim juga sudah memeriksa beberapa konsumen Whip Pink diantaranya seorang berinisial CD yang merupakan asisten seorang YouTuber.










