Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

Waspada Dampak Gempa Besar Filipina, Sirene Peringatan Tsunami Berbunyi di Gorontalo Utara

Nasional | inews | Senin, 8 Juni 2026 - 10:24
share

GORONTALO, iNews.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mindanao, Filipina, mengguncang wilayah Gorontalo pada Senin (8/6/2026) pukul 07.37 Wita. Guncangan tersebut mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Gorontalo.

Wilayah utara Provinsi Gorontalo masuk dalam daerah berstatus siaga tsunami. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo segera menyampaikan informasi kepada instansi terkait dan masyarakat yang berada di kawasan pesisir.

Warga diimbau melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih aman dengan tetap menjaga ketenangan dan tidak panik. BPBD juga terus memantau serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan.

Hingga saat ini, BPBD memastikan belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Sirene peringatan dini tsunami telah dibunyikan di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara sebagai langkah kewaspadaan. 

"Kami dari BPBD Provinsi Gorontalo menginformasikan ke aparat TNI dan Polri bahwa BPBD segera mengamankan masyarakat melakukan pengungsian di beberapa wilayah," ujar Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Muh Tahir Laendeng.

Dalam rekaman video amatir warga, sejumlah siswa sekolah dasar tampak panik dan menangis setelah mendengar suara sirene peringatan tsunami.

Selain itu, masyarakat masih merasakan sejumlah gempa susulan yang terjadi setelah gempa utama. Hingga kini, belasan gempa susulan dilaporkan telah terjadi dan cukup dirasakan warga di beberapa wilayah.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Topik Menarik