Kronologi Kecelakaan Tewaskan 5 Orang di Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Sopir Microsleep

Kronologi Kecelakaan Tewaskan 5 Orang di Tol Pekanbaru-Dumai, Diduga Sopir Microsleep

Berita Utama | inews | Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:18
share

SIAK, iNews.id - Kecelakaan maut melibatkan mobil Toyota Hiace dengan truk terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) KM 46+200 Jalur A, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan lima orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tragis itu diduga dipicu sopir Hiace yang membawa rombongan dari Jambi mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara. Seluruh korban tewas dan terluka merupakan sopir serta penumpang mobil Toyota Hiace.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kronologi kecelakaan bermula saat Toyota Hiace bernomor polisi BH 7013 RU yang dikemudikan RM (30) melaju dari arah Pekanbaru menuju Dumai melalui lajur kiri.

Saat tiba di KM 46+200, kendaraan diduga kehilangan kendali setelah sopir mengalami microsleep. Dalam hitungan detik, Hiace langsung menghantam bagian belakang truk Hino BM 9064 VU yang melaju di depannya.

Benturan keras membuat bagian depan Hiace ringsek parah. Sejumlah penumpang bahkan terjepit di dalam kabin kendaraan yang hancur akibat tabrakan tersebut.

Mendapat laporan kecelakaan, personel Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau bersama petugas lalu lintas setempat langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas memprioritaskan penyelamatan korban dengan mengevakuasi penumpang yang terjebak di dalam kendaraan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga diamankan guna mencegah terjadinya kecelakaan susulan.

Berdasarkan data kepolisian, empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian, yakni RM (30) selaku pengemudi Hiace, serta tiga penumpang berinisial TB (60), NR (55), dan UR (80).

Sementara satu korban lainnya berinisial RS (57) sempat dievakuasi ke Klinik Kasih Ibu Kandis dalam kondisi luka berat. Namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis. Dengan demikian, total korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut mencapai lima orang.

Sedangkan lima korban luka yang kini masih menjalani perawatan masing-masing berinisial RP (69), SS (17), SPP (17), DF (34), dan MP (24).

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengatakan fokus utama petugas saat tiba di lokasi adalah menyelamatkan korban yang masih hidup.

"Korban meninggal di lokasi empat orang, dan satu korban luka berat akhirnya meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke fasilitas kesehatan. Total korban meninggal menjadi lima orang, dan lima lainnya sedang dirawat," ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Dia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," katanya.

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.

Untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, Ditlantas Polda Riau menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum yang dipimpin AKBP Galih Apria bersama Kasat PJR AKBP Eko Baskara.

Tim tersebut bekerja sama dengan Satlantas Polres Siak, PT Jasa Raharja, dan PT Hutama Karya selaku pengelola Jalan Tol Permai.

Penyelidikan dilakukan secara menyeluruh melalui analisis jejak pengereman, pengukuran area kecelakaan, hingga pemeriksaan kondisi teknis kendaraan yang terlibat. Meski dugaan awal mengarah pada faktor microsleep, kepolisian menegaskan hasil akhir penyebab kecelakaan masih menunggu investigasi ilmiah dari Tim TAA.

Hingga Sabtu siang, proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap seluruh faktor yang menyebabkan kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-Dumai tersebut.

Topik Menarik