Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Utama | inews | Kamis, 4 Juni 2026 - 15:01
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan pernyataan yang mengejutkan terkait hubungan dengan Iran. Di tengah berbagai ketegangan yang selama ini terjadi antara Washington dan Teheran, Trump mengaku ingin bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, suatu saat nanti.

Trump bahkan menyebut hubungan dirinya dengan Mojtaba berjalan baik. Dia juga mengungkapkan, pemimpin Iran tersebut terlibat langsung dalam perundingan yang sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan damai dan mengakhiri konflik.

"Kita mungkin akan bertemu suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan," kata Trump, dalam wawancara dengan Pod Force One, dikutip Kamis (4/6/2026).

Menurut Trump, Mojtaba memiliki peran penting dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung. Dia menilai sosok pemimpin tertinggi Iran itu sangat dihormati di negaranya dan terlibat langsung dalam pengambilan keputusan terkait perundingan dengan AS.

"Dia terlibat, tentu saja. Ya, saya kira mereka sangat menghormatinya (Mojtaba)," ujar Trump.

Selain membahas kemungkinan pertemuan dengan Mojtaba, Trump juga mengungkap perkembangan terbaru dalam perundingan antara AS dan Iran. Dia mengeklaim proses negosiasi berjalan positif dan mengalami kemajuan yang signifikan dalam waktu relatif singkat.

Trump menambahkan bahwa Iran telah menyetujui untuk tidak memiliki senjata nuklir. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi salah satu syarat penting dalam upaya membangun perdamaian dan stabilitas di kawasan.

"Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir. Mereka telah setuju bahwa mereka tidak akan memiliki senjata nuklir, dan mereka bisa mengubah pikiran, tetapi itu adalah salah satu hal yang harus mereka setujui," tuturnya.

Lebih lanjut, Trump optimistis hasil perundingan akan membawa dampak positif bagi kedua negara maupun kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

"Ini akan sangat baik," kata Trump, seraya menambahkan bahwa banyak hal baik akan terjadi jika proses diplomasi terus berjalan sesuai rencana.

Topik Menarik