Kubu Ruben Onsu Geram, Sindiran dari Adik Sarwendah Dibalas Fakta Rp200 Juta per Bulan!

Kubu Ruben Onsu Geram, Sindiran dari Adik Sarwendah Dibalas Fakta Rp200 Juta per Bulan!

Gaya Hidup | inews | Kamis, 4 Juni 2026 - 03:03
share

JAKARTA, iNews.id – Polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas. Kali ini, kubu Ruben menunjukkan reaksi tegas setelah muncul sindiran di media sosial yang diduga berasal dari keluarga Sarwendah terkait persoalan nafkah pasca perceraian.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menilai persoalan yang terjadi saat ini seharusnya tidak dibawa ke ranah saling sindir di media sosial. Menurutnya, seluruh hak dan kewajiban pasca perceraian sudah diatur secara jelas dalam kesepakatan hukum yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Perkawinan sudah putus akibat perceraian, inkrah. Nah konsekuensi dari pasca perceraian itu juga sudah diatur di Akta 39. Kenapa kita enggak merujuk kepada Akta 39?” kata Minola, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Rabu (3/6/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah adik Sarwendah diduga mengunggah sindiran yang menyoroti perjuangan sang kakak dalam mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, Minola menilai bekerja dan mencari nafkah merupakan tanggung jawab yang dijalankan semua orang, sehingga tidak seharusnya dijadikan bahan untuk menyerang pihak lain.

“Apakah itu sesuatu hal yang istimewa? Bukankah setiap orang harus berjuang untuk mencari nafkah? Semua orang berjuang untuk mencari nafkah,” ujarnya.

Tak berhenti sampai di situ, Minola kemudian membela kliennya dengan mengungkap kontribusi Ruben selama menjalani kehidupan rumah tangga bersama Sarwendah. Menurut dia, Ruben selama ini juga bekerja keras dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan keluarga.

Bahkan, Minola mengatakan bahwa setelah resmi bercerai, Ruben masih tetap memberikan nafkah kepada anak-anaknya dengan nominal yang tidak sedikit.

“Ruben juga berjuang untuk mencari nafkah. Bahkan selama ini memberikan sesuatu yang fantastis kan, sampai 200-an juta per bulan. Belum lagi biaya-biaya yang lain,” ungkapnya.

Pernyataan mengenai nafkah hingga lebih dari Rp200 juta per bulan itu langsung menjadi sorotan publik. Minola menilai banyak pihak hanya melihat situasi dalam beberapa bulan terakhir tanpa mempertimbangkan kontribusi Ruben yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Ia mempertanyakan mengapa perhatian publik hanya tertuju pada isu yang berkembang belakangan ini, sementara tanggung jawab yang selama ini dijalankan Ruben seolah diabaikan.

Menurut Minola, jika memang ada persoalan atau perbedaan pendapat mengenai pelaksanaan hak dan kewajiban pasca perceraian, seharusnya hal tersebut dibicarakan secara baik-baik dan merujuk pada kesepakatan hukum yang telah dibuat bersama.

Karena itu, ia berharap polemik yang kini berkembang tidak semakin melebar akibat saling sindir di media sosial. Minola menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah komunikasi dan solusi, bukan serangan terbuka yang berpotensi memperkeruh hubungan kedua belah pihak.

“Masing-masing memberikan hak dan kewajibannya. Kalau ada benturan, kita cari solusi untuk menyelesaikannya untuk kebaikan bersama. Bukan saling serang, bukan saling sindir di media sosial,” pungkasnya.

Di tengah polemik hak asuh anak yang masih menjadi perhatian publik, pernyataan terbaru dari kubu Ruben Onsu ini semakin menambah panas hubungan kedua belah pihak.

Topik Menarik