2 Anggota Brimob Polda Banten Luka-Luka Dibacok Debt Collector di Serang

2 Anggota Brimob Polda Banten Luka-Luka Dibacok Debt Collector di Serang

Nasional | inews | Rabu, 3 Juni 2026 - 12:58
share

SERANG, iNews.id - Dua personel Satuan Brimob Polda Banten mengalami luka-luka setelah diduga menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan sekelompok debt collector di Jalan Raya Serang-Cilegon Km 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Selasa (2/6/2026) malam. Peristiwa tersebut bermula dari upaya penarikan kendaraan milik salah seorang anggota Brimob.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi cekcok dan keributan antara kedua belah pihak di lokasi kejadian. Saat itu, seorang debt collector diduga mengambil kapak dari dalam mobil Toyota Fortuner hitam yang digunakan kelompok tersebut. Tak lama kemudian, terjadi aksi kekerasan yang mengakibatkan dua anggota Brimob terluka.

Korban pertama yakni Bripda M Fajar Dwi. Dia mengalami luka bacok di bagian kepala dan tangan sehingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. Korban kedua, Bripda Ahmad Yani, mengalami pendarahan pada bagian hidung dan kaki serta dislokasi bahu kiri yang kini dirawat di Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara (RSDP) Serang.

Seusai kejadian, puluhan personel Satbrimob Polda Banten langsung bergerak menuju lokasi. Mereka menyisir dan mengejar para pelaku yang disebut melarikan diri menggunakan dua unit Toyota Fortuner.

Dalam perkembangan terbaru, polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Keduanya diketahui merupakan bagian dari kelompok debt collector dan saat ini juga menjalani perawatan di RSDP Serang.

Kasus ini kini ditangani Tim Resmob Polda Banten. Penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku serta memburu pihak lain yang diduga ikut terlibat dalam insiden tersebut.

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria menegaskan proses hukum akan dilakukan secara menyeluruh.

"Kasus ini saat ini sedang ditangani oleh Tim Resmob Polda Banten dan terus didalami untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut," ujarnya dikutip dari iNews Banten, Rabu (3/6/2026).

Kedua anggota Brimob yang menjadi korban kini masih menjalani perawatan intensif. Polisi juga terus menyisir sejumlah wilayah Kota Serang untuk mencari pelaku lain yang melarikan diri.

Polisi mengimbau semua pihak menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Langkah itu dilakukan untuk mencegah munculnya eskalasi konflik lanjutan.

Topik Menarik