John Herdman Yakin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030, Garuda Punya Kekuatan yang Tak Dimiliki Negara Lain
JAKARTA, iNews.id – John Herdman yakin Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030 karena memiliki kekuatan yang menurutnya tidak dimiliki banyak negara, yakni semangat persaudaraan dan kekeluargaan yang sangat kuat di dalam tim maupun di antara para pendukung.
Pelatih asal Inggris tersebut resmi menangani Timnas Indonesia sejak Januari 2026. Dia mendapat mandat untuk memimpin proyek jangka panjang Skuad Garuda setelah target tampil di Piala Dunia 2026 gagal tercapai.
Kini, fokus Timnas Indonesia beralih ke Piala Dunia 2030. Herdman mulai menyusun fondasi tim yang lebih solid agar mampu bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Selama menjalani tugasnya bersama Timnas Indonesia, Herdman merasakan suasana berbeda. Dia melihat hubungan antarpemain terjalin sangat erat, sementara dukungan masyarakat terhadap tim nasional juga begitu besar.
Menurut Herdman, pengalaman bekerja bersama para pemain lokal pada Mei 2026 membuatnya semakin memahami karakter sepak bola Indonesia yang sarat kebersamaan.
"Yang saya pelajari adalah adanya persaudaraan sejati yang terbentuk. Minggu lalu di bulan Mei, saya berkesempatan bekerja dengan semua pemain lokal, dan saya merasakan semangat sejati rakyat Indonesia," kata Herdman.
Kekeluargaan Jadi Modal Utama
Herdman menilai semangat kekeluargaan tersebut merupakan aset berharga yang harus dijaga. Dia melihat karakter itu bisa menjadi fondasi penting dalam perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia.
"Dan saya bersemangat untuk memanfaatkan itu. Saya rasa ada orientasi kekeluargaan yang nyata di sini yang merupakan pertanda baik bagi tim yang ingin lolos ke Piala Dunia," ujarnya.
Dia menegaskan seluruh elemen tim harus memanfaatkan semangat kebersamaan tersebut. Dengan cara itu, setiap pemain memahami nilai besar yang sedang diperjuangkan bersama.
"Kita bisa memanfaatkan semangat itu, kita bisa memanfaatkan kebersamaan, kita bisa memanfaatkan kekeluargaan. Dan saya akan melakukan itu dengan setiap pemain," tuturnya.
Herdman juga ingin para pemain diaspora merasakan ikatan yang sama ketika bergabung bersama Timnas Indonesia. Menurut dia, seluruh pemain harus memahami makna membela Merah Putih.
"Dan saya rasa para pemain diaspora, ketika mereka datang ke kamp, saya ingin mereka merasakannya setiap saat. Apa itu Indonesia, dan pada akhirnya apa yang kita perjuangkan, yaitu kalian," katanya.
Fokus Hadapi FIFA Matchday dan Piala AFF
Saat ini Herdman sedang mempersiapkan Timnas Indonesia untuk menghadapi agenda penting sepanjang tahun 2026. Dalam FIFA Matchday Juni, Skuad Garuda akan menghadapi Oman dan Mozambik.
Dua pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 5 dan 9 Juni 2026. Laga itu menjadi bagian dari proses pembentukan tim menuju target jangka panjang.
Setelah FIFA Matchday, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan di Piala AFF 2026 yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Seluruh agenda tersebut juga menjadi persiapan menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Turnamen itu akan menjadi ujian penting bagi Herdman dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia menuju impian tampil di Piala Dunia 2030.










