Adnan/Indah Tak Gentar Lawan Unggulan 1 Dunia di Indonesia Open 2026: Kami Nothing to Lose!

Adnan/Indah Tak Gentar Lawan Unggulan 1 Dunia di Indonesia Open 2026: Kami Nothing to Lose!

Olahraga | inews | Rabu, 3 Juni 2026 - 12:15
share

JAKARTA, iNews.id – Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil mengusung mental tanpa beban saat menghadapi unggulan pertama Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping pada 16 besar Indonesia Open 2026. Kepercayaan diri itu muncul setelah mereka melewati laga sulit di putaran pertama.

Ganda campuran Indonesia tersebut membuka perjalanan di Indonesia Open 2026 dengan kemenangan dramatis atas pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo, di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Adnan/Indah harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan. Mereka sempat kehilangan gim pertama dengan skor 14-21 akibat kesulitan mengimbangi permainan cepat yang diperagakan lawan.

Pasangan Prancis terus menekan sejak awal pertandingan. Tempo permainan yang tinggi membuat Adnan/Indah kerap berada dalam posisi tertekan dan tertinggal angka pada gim pembuka.

Situasi menegangkan kembali terjadi pada gim kedua. Adnan/Indah sempat unggul jauh 19-12, namun lawan perlahan memangkas jarak hingga kedudukan berubah menjadi 20-19.

Beruntung, Adnan/Indah mampu menjaga fokus pada momen krusial. Permainan yang lebih agresif membuat mereka merebut gim kedua dengan skor 21-19 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.

Memasuki gim ketiga, pasangan juara Thailand Masters 2026 itu tampil jauh lebih tenang. Mereka mengendalikan permainan sejak awal hingga akhirnya menang meyakinkan 21-11.

“Alhamdulillah bisa menang melewati babak pertama. Dari segi permainan, di game pertama kami merasa kurang tenang, terlalu terburu-buru. Kami mencoba lagi di game kedua, dan game ketiganya lebih tenang lagi,” ujar Adnan, dikutip dari rilis PBSI.

Indah mengakui pergerakan lawan sempat mengganggu ritme permainan mereka. Karena itu, dia dan Adnan mencoba mengubah pendekatan dengan lebih sabar serta menempatkan bola ke area yang sulit dijangkau lawan.

“Kami terganggu dengan pergerakan lawan, di game kedua kami lebih mengantisipasi hal ini dan mencoba untuk lebih tenang. Kami mencoba mengecoh lawan dengan memberikan bola yang sulit mereka jangkau,” kata Indah.

Saat tertinggal pada gim pertama, komunikasi menjadi kunci kebangkitan pasangan Indonesia tersebut. Adnan menyebut dia dan Indah terus saling mengingatkan agar tidak kehilangan kepercayaan diri.

“Waktu kalah di game pertama itu kami saling support dan saling mengingatkan,” ujarnya.


Siap Tantang Unggulan Pertama

Kemenangan ini membawa Adnan/Indah ke babak kedua. Tantangan berikutnya jauh lebih berat karena mereka akan berhadapan dengan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, Rabu (3/6/2026).

Meski menghadapi pasangan favorit juara, Indah menegaskan dia memilih menikmati pertandingan tanpa tekanan berlebihan. Baginya, yang terpenting adalah mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Kalau saya sendiri merasa lebih nothing to lose saja, tapi tetap keluarkan kemampuan kami aja. Kalau soal usaha, pasti kami berusaha,” tutur Indah.

Adnan juga menegaskan fokus utama mereka adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dia ingin tampil maksimal dan menjalani pertandingan satu per satu.

“Melawan Feng/Huang, kami harus lebih siap lagi. Kami mau fokus step by step dan tampil maksimal di setiap pertandingan,” pungkas Adnan.

Topik Menarik