Warga Lampung Utara Hilang saat Cari Ayam Hutan, Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Warga Lampung Utara Hilang saat Cari Ayam Hutan, Ditemukan Tewas di Kebun Sawit

Nasional | inews | Rabu, 3 Juni 2026 - 12:34
share

LAMPUNG UTARA, iNews.id - Toni (58), warga Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, ditemukan tewas di area perkebunan sawit kawasan Curup Guruh Kagungan. Dia sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ayam hutan.

Informasi dirangkum, korban sempat tidak diketahui keberadaannya selama hampir 15 jam sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Selasa (2/6/2026) malam.

Peristiwa ini bermula ketika Toni berpamitan kepada keluarganya pada Selasa pagi pukul 05.00 WIB untuk mencari ayam hutan di kawasan perkebunan.

Sebelum menuju lokasi, korban diketahui sempat singgah ke rumah seorang rekannya untuk menanyakan titik-titik yang banyak terdapat ayam hutan. Setelah itu, Toni berangkat seorang diri menuju kawasan perkebunan sawit.

Namun beberapa jam kemudian, keluarga mulai khawatir karena korban tidak bisa dihubungi. Telepon seluler milik Toni tidak aktif dan tidak memberikan respons saat dihubungi berkali-kali.

Keluarga bersama warga kemudian berinisiatif mencari dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tujuan korban. Upaya pencarian dilakukan sejak pagi hingga malam hari.

Setelah hampir 15 jam menghilang, Toni akhirnya ditemukan pukul 20.00 WIB di tengah area perkebunan kelapa sawit dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Kristofel mengatakan, polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mayjend HM Ryacudu Kotabumi untuk menjalani pemeriksaan medis.

"Hasil visum luar yang dilakukan tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kami juga memastikan seluruh barang milik korban masih berada di lokasi," ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Telepon genggam, sepeda motor, hingga dompet yang dibawa korban saat berangkat ditemukan dalam kondisi utuh. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa tidak terjadi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Dari hasil penyelidikan sementara dan keterangan keluarga, korban diketahui sempat mengeluhkan nyeri pada bagian dada beberapa hari sebelum kejadian.

Berdasarkan temuan awal tersebut, polisi menduga korban meninggal dunia akibat gangguan kesehatan yang mengarah pada serangan jantung saat berada di lokasi perkebunan yang jauh dari permukiman warga.

Sementara luka yang ditemukan pada bagian wajah korban diduga terjadi akibat benturan ketika korban terjatuh sesaat sebelum meninggal dunia.

Setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah Toni diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi tindak kriminal dalam kasus tersebut. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat serangan jantung saat beraktivitas seorang diri di kawasan perkebunan sawit.

Topik Menarik