Anthony Ginting Tak Bisa Tampil di Indonesia Open 2026, Pengakuannya Bikin Haru

Anthony Ginting Tak Bisa Tampil di Indonesia Open 2026, Pengakuannya Bikin Haru

Olahraga | inews | Selasa, 2 Juni 2026 - 05:00
share

JAKARTA, iNews.id – Anthony Sinisuka Ginting dipastikan tidak tampil di Indonesia Open 2026 yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada 2-7 Juni 2026. Tunggal putra Indonesia itu harus melewatkan turnamen bergengsi tersebut karena peringkat dunianya belum cukup untuk menembus daftar peserta utama.

Kabar absennya Anthony Ginting menjadi pukulan bagi pencinta bulu tangkis Indonesia. Pasalnya, pemain berusia 29 tahun tersebut selama ini selalu menjadi salah satu andalan yang mendapat dukungan besar dari publik Istora.

Bagi Ginting, Indonesia Open memiliki makna yang sangat spesial. Bermain di hadapan pendukung sendiri selalu menjadi pengalaman yang berbeda dibanding turnamen lain di luar negeri.

Meski kecewa tidak bisa tampil, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu memilih menerima kenyataan yang ada. Dia menilai situasi saat ini harus dijadikan motivasi untuk bangkit dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen berikutnya.

"Indonesia Open, khususnya buat kami, adalah momen yang paling ditunggu-tunggu. Bermain di Indonesia, di rumah sendiri, lalu mendapat dukungan langsung dari teman-teman yang datang ke Istora," ujar Ginting di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Senin (1/6/2026).

Menurutnya, atmosfer yang tercipta di Istora selalu memberikan energi tambahan bagi para pemain Indonesia.

"Tentu sangat antusias setiap mau bermain di sana. Namun memang kondisinya seperti ini, saya pribadi harus menerima dan mencoba berpikir lebih jauh ke depan karena masih ada pertandingan-pertandingan lain," katanya.


Fokus Bangkit dan Kejar Peringkat

Saat ini Ginting masih berupaya mengembalikan performa terbaiknya setelah melalui periode sulit akibat cedera dan penurunan hasil dalam beberapa turnamen terakhir.

Posisinya yang berada di peringkat 44 dunia membuat dia gagal mendapatkan tempat di turnamen level Super 1000 tersebut. Kondisi itu membuatnya harus menunda keinginan tampil di depan publik sendiri.

Meski demikian, Ginting tetap optimistis dapat kembali berlaga di Indonesia Open pada edisi berikutnya. Dia yakin masih memiliki kesempatan memperbaiki peringkat dunia dan kembali merasakan atmosfer Istora.

"Tidak menutup kemungkinan tahun depan bisa bermain lagi di Indonesia. Jadi sekarang fokusnya mempersiapkan diri untuk turnamen-turnamen berikutnya," tuturnya.

Selain fokus pada pemulihan performa, Ginting juga membuka peluang hadir di Istora untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekannya yang bertanding.

Namun, dia belum bisa memastikan kehadirannya karena harus segera mempersiapkan diri untuk turnamen berikutnya di Australia.

"Mudah-mudahan bisa datang kalau ada waktu. Namun pekan berikutnya ada turnamen di Australia, jadi kalau memang ada waktu luang saya ingin datang mendukung teman-teman," ujarnya.

Absennya Anthony Ginting memang menjadi kehilangan bagi Indonesia Open 2026. Namun, sikapnya yang memilih menatap masa depan dan fokus mengejar kebangkitan menjadi sinyal jika salah satu pemain terbaik Indonesia itu belum menyerah untuk kembali bersaing di level tertinggi bulu tangkis dunia.

Topik Menarik