Final Sepak Bola Tarkam di Kendal Ricuh, 2 Kelompok Suporter Baku Hantam
KENDAL, iNews.id - Laga final turnamen sepak bola tarkam alias antarkampung di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, berujung ricuh, Senin (1/6/2026). Dua kelompok pendukung tim yang tengah berlaga terlibat aksi tawuran dan saling adu jotos di tengah lapangan setelah pertandingan babak kedua berakhir imbang.
Kericuhan melibatkan suporter dari tim Garuda Muda Tamangede dan Persit Triharjo. Beruntung, sejumlah petugas keamanan yang berjaga di lokasi dengan sigap langsung melerai aksi baku hantam tersebut sehingga situasi tidak semakin meluas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi baku hantam massal ini dipicu oleh tensi panas akibat aksi saling ejek antar-kedua kelompok suporter sejak pertandingan berjalan.
Puncaknya terjadi tepat saat wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua dengan skor sama kuat. Terpancing emosi, puluhan pendukung dari kedua kesebelasan langsung berlari merangsek masuk ke area lapangan dan terlibat tawuran terbuka.
Petugas keamanan yang melihat kejadian tersebut langsung bergerak cepat menyisir tengah lapangan untuk memisahkan massa yang bertikai. Petugas bertindak tegas demi mengamankan jalannya pertandingan yang sebenarnya belum sepenuhnya selesai.
Setelah situasi berhasil dikendalikan, kedua kelompok pendukung dipaksa untuk segera mengosongkan area lapangan dan kembali ke tribun penonton. Pasalnya, penentuan sang juara harus dilanjutkan melalui babak adu penalti.
Dalam drama adu penalti yang menegangkan tersebut, tim Garuda Muda Tamangede akhirnya keluar sebagai juara Putra Agung Cup 2026. Mereka sukses menumbangkan perlawanan Persit Triharjo dengan skor tipis 6-5.
Meski sempat diwarnai insiden kericuhan antarsuporter, jalannya penyerahan piala dan hadiah bagi tim pemenang dilaporkan tetap berjalan dengan aman dan kondusif di bawah pengawalan ketat petugas.










