10 Poin Kesepakatan Damai AS-Iran: Selat Hormuz Dibuka hingga Bantuan Kemanusiaan
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah menyepakati nota kesepahaman (MoU) perdamaian sementara yang mencakup pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, pencabutan blokade maritim terhadap Iran, hingga mekanisme pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara tersebut.
Kesepakatan itu juga memuat perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari sambil menunggu pembahasan lanjutan terkait program nuklir Teheran.
Namun sumber pejabat Iran menegaskan, draf tersebut belum final, masih dalam pembahasan. Pernyataan itu sekaligus menepis pemberitaan media-media AS bahwa MoU tinggal menunggu tanda tangan dari pemimpin di Teheran dan Washington DC. Pejabat Iran itu tak menyebutkan poin yang masih menjadi pembahasan alot.
Portal berita Axios, mengutip laporan sumber pejabat AS, melaporkan MoU perdamaian sementara tersebut telah disetujui oleh juru runding kedua negara, namun masih menunggu restu akhir Presiden AS Donald Trump. Dalam kesepakatan itu, AS dan Iran disebut sepakat menjaga stabilitas di kawasan Teluk, termasuk memastikan aktivitas pelayaran komersial di Selat Hormuz kembali normal tanpa gangguan.
Menurut laporan Axios, sebagian besar isi kesepakatan sudah disetujui. Meski demikian, masih ada beberapa poin sensitif terkait tuntutan Washington terhadap program nuklir Iran yang memerlukan negosiasi lanjutan.
Menurut pejabat tersebut, delegasi Iran telah memberi tahu mediator dari Pakistan dan Qatar bahwa pemerintah di Teheran menerima kerangka kesepakatan dan siap menandatanganinya. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran terkait kabar tersebut.
Sementara itu, juru runding AS telah memberikan pengarahan kepada Trump mengenai isi MoU perdamaian tersebut. Presiden AS itu disebut meminta waktu tambahan beberapa hari sebelum memberikan keputusan akhir.
“Presiden menyampaikan kepada mediator bahwa dia butuh beberapa hari untuk mempertimbangkannya,” kata pejabat AS tersebut, dikutip Jumat (29/5/2026).
Berikut poin-poin utama dalam MoU perdamaian sementara AS-Iran:
1. Gencatan senjata diperpanjang selama 60 hari.
2. Jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz dibuka kembali seperti biasa.
Dibutuhkan Timnas Indonesia U-20, Matthew Baker Dipanggil Nova Arianto untuk di Piala AFF U-19 2026
3. Iran wajib membersihkan seluruh ranjau di jalur strategis Selat Hormuz dalam waktu 30 hari.
4. Iran tidak akan memberlakukan biaya tol maupun pembatasan terhadap kapal-kapal yang melintas.
5. AS akan mencabut blokade maritim terhadap pelabuhan Iran secara bertahap.
6. Iran berkomitmen tidak membuat senjata nuklir.
7. Negosiasi terkait persediaan uranium yang diperkaya dan aktivitas pengayaan uranium Iran akan diprioritaskan selama masa 60 hari.
8. AS akan membahas pencabutan sanksi terhadap Iran.
9. Dana Iran yang dibekukan di luar negeri akan mulai dibahas untuk dicairkan.
10. MoU juga memuat mekanisme pengiriman barang dan bantuan kemanusiaan ke Iran.










