228 Fasilitas Militer AS di Timur Tengah Diserang Rudal Iran, Begini Dampak yang Ditimbulkan

228 Fasilitas Militer AS di Timur Tengah Diserang Rudal Iran, Begini Dampak yang Ditimbulkan

Terkini | inews | Kamis, 28 Mei 2026 - 15:24
share

TEHERAN, iNews.id - Iran merilis video berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan besarnya kerusakan akibat serangan rudal terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Video tersebut dipublikasikan media pemerintah Iran, Press TV, pada Rabu (28/5/2026).

Dalam tayangan itu, Iran menampilkan simulasi detail serangan rudal ke sejumlah target strategis milik militer AS, mulai dari hanggar pesawat tempur, radar pertahanan, pusat komando taktis, fasilitas bahan bakar, hingga sistem komunikasi militer.

Narasi video menyebut setiap rudal diluncurkan dengan sasaran tertentu untuk melumpuhkan infrastruktur vital pendukung operasi tempur Amerika Serikat di kawasan.

Iran juga mengutip laporan sejumlah media Amerika Serikat yang disebut mengungkap tingkat kerusakan sebenarnya di pangkalan militer AS jauh lebih besar dibanding informasi resmi yang selama ini disampaikan pemerintah Washington.

Salah satu laporan yang disorot berasal dari The Washington Post berjudul “Iran Has Hit Far More U.S. Military Assets Than Reported, Satellite Images Show” yang terbit pada 6 Mei 2026. Berdasarkan analisis citra satelit, laporan investigatif itu menyebut sedikitnya 228 struktur dan peralatan militer AS mengalami kerusakan akibat serangan Iran.

Temuan tersebut kemudian diangkat media Iran sebagai bukti bahwa ratusan fasilitas militer Amerika Serikat terkena dampak serangan rudal. Kerusakan disebut meliputi berbagai infrastruktur penting yang berperan dalam operasi militer AS di Timur Tengah.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Kamis (28/5/2026) juga mengklaim melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat. Serangan itu disebut sebagai respons atas gempuran udara AS terhadap fasilitas militer di Kota Bandar Abbas pada Kamis dini hari.

Stasiun televisi Press TV, mengutip sumber pejabat militer IRGC, melaporkan serangan balasan berlangsung sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Namun, tidak dijelaskan pangkalan militer AS mana yang menjadi sasaran.

IRGC memperingatkan bahwa setiap tindakan agresi terhadap Iran tidak akan dibiarkan tanpa balasan. Bahkan, Iran mengancam serangan berikutnya akan dilakukan dengan kekuatan yang lebih besar.

Sebelumnya, portal berita Axios melaporkan serangan udara AS menghancurkan fasilitas peluncuran drone serta empat drone kamikaze yang disebut menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS dan kapal tanker.

Serangan udara tersebut memicu ledakan yang mengejutkan warga Kota Bandar Abbas. Namun kantor berita Tasnim dalam laporannya di Telegram menyebut tidak ada kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan tersebut.

Topik Menarik