Sapi Kurban Mengamuk di Jalan Raya Bangkalan Saat Dibawa ke Pemotongan, Lalu Lintas Tersendat
BANGKALAN, iNews.id - Seekor sapi kurban mengamuk dan berlari di Jalan Raya Pasar Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, saat hendak dibawa ke lokasi pemotongan. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat.
Kejadian berlangsung ketika sapi tiba-tiba lepas dari tali pengikat dan berlari ke badan jalan. Sejumlah pengendara yang melintas terpaksa berhenti atau menepi untuk menghindari sapi yang berlarian tersebut.
Menurut warga, sapi diduga mengalami stres akibat kebisingan kendaraan di jalan saat hendak dibawa ke lokasi penyembelihan, sehingga berontak dan lepas dari kendali pemiliknya.
Pemilik sapi bersama warga kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya hewan kurban tersebut berhasil ditangkap kembali. Meski demikian, kejadian itu sempat memacetkan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Pihak panitia kurban di Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Bangkalan, menyebut insiden tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi hewan yang stres.
Panitia menilai, penanganan hewan kurban seharusnya dilakukan oleh tenaga yang lebih profesional agar tidak terjadi kepanikan yang berujung pada sapi lepas dan membahayakan pengguna jalan.
Di lokasi tersebut, panitia menerima amanah kurban sebanyak 50 ekor hewan, terdiri dari 27 ekor sapi dan 23 ekor kambing.
Ketua panitia kurban, Saihol mengatakan bahwa hewan kurban tersebut telah melalui pemeriksaan dan ditangani oleh petugas khusus yang berpengalaman dalam proses pengikatan dan penyembelihan.
“Sapi-sapi biar tidak kabur harus ada pemeriksaan. Kedua, memang ada petugas khusus yang sudah profesional untuk menangani agar sapi tidak liar, tidak kabur ketika akan disembelih yaitu dengan metode ikat yang sudah terlatih. Kambing dan sapi sebanyak 50, kambing 23 sapinya 27,” ujar Saihol.
Daging hewan kurban tersebut kemudian dibagikan secara merata kepada masyarakat di tiga desa sekitar.










