Rano Karno Ingatkan soal Hewan Kurban Tak Lolos Pemeriksaan: Jangan Dikurbankan!
JAKARTA, iNews.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyampaikan, terdapat sekitar 62.000 ekor hewan kurban yang disembelih di wilayah ibu kota. Dari jumlah tersebut, dia menuturkan bahwa tidak mungkin keseluruhan hewan dalam kondisi sehat usai diperiksa petugas.
Hal ini disampaikan oleh Rano usai melaksanakan salat ied bersama masyarakat di Halaman Balai Kota Jakarta, Rabu (27/5/2026) pagi.
“Jumlah total kurban di Jakarta hampir 62.000 ekor. Enggak mungkin 62.000 ekor itu semuanya menjadi baik. Tapi kemarin makanya kita lepas tim penyembelih dan juga pemeriksa,” ucap Rano.
Dia menegaskan, tidak boleh ada toleransi jika ditemukan hewan kurban yang terbukti tidak sehat dan tidak lolos pemeriksaan.
“Saya sudah tegaskan, apabila ditemukan hewan yang mungkin tidak lolos, tidak boleh ada toleransi untuk mengorbankan. Artinya, itu harus dikesampingkan,” tuturnya.
Terlebih, 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban dan juru sembelih halal yang dilepas oleh Rano Karno pada Selasa kemarin telah disumpah sesuai dengan tugas mereka masing-masing.
“Karena mereka ini dilatih dan juga disumpah untuk menjadi penyembelih halal dan juga pemeriksa hewan,” katanya.
Meski begitu, dia percaya bahwa masyarakat bisa memilah secara mandiri mana hewan kurban yang sehat dan mana yang tidak. Serta bagaimana tata cara menyembelih hewan kurban dengan cara halal bahkan sampai kepada pengelolaan limbah hewan kurban.
“Saya sangat yakinlah masyarakat kita ini sudah sangat tahu bagaimana cara menyembelih, karena juga menyembelih itu bukan sembarangan. Tukang potong itu bukan sembarangan tukang potong karena yang dipotong bukan ayam ini. Ini yang dipotong kadang-kadang bisa satu ton. Jadi memang mempunyai trik khususlah,” ujarnya.










