Tolak Damai, Fuji Serahkan Bukti Baru Kasus Dugaan Penggelapan Dana Mantan Admin

Tolak Damai, Fuji Serahkan Bukti Baru Kasus Dugaan Penggelapan Dana Mantan Admin

Gaya Hidup | inews | Selasa, 26 Mei 2026 - 15:06
share

JAKARTA, iNews.id - Selebgram Fujianti Utami alias Fuji kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (26/5/2026). Kedatangannya untuk memberikan keterangan tambahan sekaligus menyerahkan barang bukti terkait laporan dugaan penggelapan dana yang dilakukan mantan admin media sosialnya.

Fuji datang bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, menggunakan mobil Alphard putih sekitar pukul 11.00 WIB. Keduanya langsung menuju lobi Polres Metro Jakarta Selatan untuk bertemu penyidik.

Sandy mengatakan agenda pemeriksaan kali ini berjalan lancar. Dia menyebut pihaknya membawa sejumlah bukti tambahan guna memperkuat laporan yang sebelumnya sudah masuk ke penyidik.

"Agendanya hari ini saya bersama Kak Fuji akan menghadap penyidik. Akan mengajukan ada beberapa tambahan keterangan dan juga ada beberapa barang bukti," ujar Sandy Arifin di lobi Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).

Tak hanya itu, tim kuasa hukum Fuji juga melakukan proses administrasi terkait barang bukti yang sebelumnya telah diserahkan kepada penyidik. Salah satunya penandatanganan Berita Acara Penyitaan (BAP).

"Kita akan menandatangani Berita Acara Penyitaan (BAP) terkait barang bukti yang sudah pernah kita sampaikan di tingkat penyidik sebelumnya," kata Sandy.

Sandy menambahkan, bukti tambahan yang dibawa terdiri dari berbagai bentuk. Mulai dari barang fisik hingga tangkapan layar percakapan yang dianggap berkaitan dengan kasus tersebut.

"Ada beberapa bukti tambahan yang mau kita sampaikan. Ya ada macam-macam. Ada berupa barang dan juga ada beberapa capture-an (tangkapan layar)," ujarnya.

Sementara itu, Fuji mengaku mengenal baik sosok mantan admin media sosial yang dilaporkannya tersebut. Namun, dia mengaku tidak mengetahui keberadaan terlapor saat ini.

"Kalau untuk sekarang nggak tahu (tinggal di mana). Kenal banget, cuma kalau untuk tinggalnya di mana sekarang, nggak tahu," ungkap Fuji.

Saat disinggung soal peluang damai, pihak Fuji menegaskan proses hukum akan tetap berlanjut. Sandy menyebut kliennya sudah menutup pintu damai bagi pihak terlapor.

"Kalau dari Fuji sendiri sudah menutup pintu maaf untuk damai. Nggak ada seperti itu, tetap lanjut," ucap Sandy Arifin.

Topik Menarik