Geger! Keluarga Pasien di Padangsidimpuan Tewas usai Jatuh dari Lantai 4 Gedung RSUD

Geger! Keluarga Pasien di Padangsidimpuan Tewas usai Jatuh dari Lantai 4 Gedung RSUD

Nasional | inews | Senin, 25 Mei 2026 - 18:00
share

Peringatan: Berita ini membahas isu sensitif terkait bunuh diri. Jika Anda merasa tertekan secara emosional atau mengalami gejala depresi, segera hubungi psikolog, psikiater, atau layanan konseling kesehatan jiwa terdekat.

PADANGSIDIMPUAN, iNews.id - Seorang pria tewas jatuh dari lantai empat gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan, Minggu (24/5/2026). Korban merupakan keluarga pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

Informasi diperoleh, identitas korban diketahui berinisial BTH (35) warga Desa Partihaman Saroha, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru. Peristiwa itu membuat panik pengunjung dan warga yang berada di sekitar lokasi.

Seorang saksi mata, Cici Ismayanti mengaku sempat mendengar suara benturan keras sebelum melihat korban sudah tergeletak di lantai dasar.

"Ada yang jatuh tadi dari atas, tapi tidak tahu dari lantai berapa. Setelah dilihat, korban sudah tersungkur di lantai bawah," ujar Cici dikutip dari iNews Medan, Senin (25/5/2026).

Dia mengaku tidak mengenal korban maupun mengetahui pasti kronologi sebelum kejadian.

Sementara itu, petugas RSUD Padangsidimpuan, Ahmad Fauzi Siregar mengatakan korban diduga jatuh setelah melompati pagar pembatas di lantai empat rumah sakit.

"Korban diduga melompat dari pembatas tembok setinggi 1,5 meter di lantai empat. Korban ini merupakan keluarga dari pasien yang sedang menjalani perawatan di sini," kata Ahmad.

Petugas rumah sakit sempat memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun kondisi korban saat tiba di IGD sudah kritis akibat luka parah yang dialaminya.

Kurang dari 20 menit setelah mendapatkan penanganan medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Seusai kejadian, jenazah korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan.

Hingga kini, penyebab pasti dan motif di balik kejadian tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Kasusnya sudah ditangani oleh Polres Padangsidimpuan. Untuk mengetahui lebih jelas apa penyebab atau motif korban melompat, bisa langsung menanyakan kepada pihak kepolisian," ucapnya.

Topik Menarik