Pengakuan Kades di Jombang soal Koperasi Desa Belum Buka meski Sudah Diresmikan Presiden

Pengakuan Kades di Jombang soal Koperasi Desa Belum Buka meski Sudah Diresmikan Presiden

Nasional | inews | Senin, 25 Mei 2026 - 15:58
share

JOMBANG, iNews.id – Sudah lebih dari sepekan sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto, puluhan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ternyata masih belum beroperasional. Total kurang lebih ada 80 KDMP yang belum lama ini diresmikan namun kini kembali tutup.

Padahal saat peresmian berlangsung, puluhan koperasi tersebut sempat dibuka dan diperlihatkan beroperasi melayani pembeli. Namun setelah acara selesai, toko-toko koperasi kembali tutup.

Kondisi itu dibenarkan Kepala Desa Mojongapit, Iskandar Arif. Dia mengaku hingga sekarang pengurus koperasi di desanya belum berani membuka toko karena masih menunggu arahan dari pusat.

"Sebenarnya kami tuh dari Koperasi Merah Putih yang di desa, khususnya pengurus dan karyawan siap ya. Namun kami tetap menunggu dari pusat, dari PT Agrinas karena masalah harga," ujarnya, Senin (25/5/2026).

Menurut Iskandar, para pengurus sebenarnya sudah siap bekerja. Bahkan karyawan setiap hari tetap datang ke koperasi meski toko belum dibuka untuk masyarakat.

Namun hingga kini belum ada kepastian soal harga jual barang yang akan diterapkan di KDMP.

"Kita juga masih menunggu, karena harga juga dari pusat jadi kayaknya merata harganya sama," katanya.

Selain masalah harga, stok barang di koperasi juga belum lengkap. Beberapa kebutuhan pokok memang sudah tersedia, tetapi masih banyak barang yang belum datang.

"Barang juga kami belum lengkap, beberapa ada namun untuk kelengkapan masih belum," ucapnya.

Salah satu barang yang belum tersedia adalah gas elpiji. Padahal saat peresmian sebelumnya, gas elpiji sempat dijual dengan harga Rp16.000.

"Di koperasi kami yang belum ada gas elpiji, minyak goreng ada namun kami belum berani operasi karena masih menunggu harganya," ucapnya.

Di Kabupaten Jombang sendiri terdapat sekitar 80 KDMP yang sebelumnya ikut diresmikan Presiden Prabowo. Namun sampai sekarang, koperasi-koperasi tersebut belum beroperasi penuh.

Iskandar mengatakan pihak desa tidak ingin terburu-buru membuka toko sebelum ada petunjuk resmi dari PT Agrinas terkait harga dan teknis penjualan barang. Dia juga belum bisa memastikan kapan KDMP di desanya mulai dibuka kembali.

Meski begitu, jika arahan dari pusat sudah turun, pihaknya mengaku siap langsung menjalankan operasional koperasi untuk melayani masyarakat.

Topik Menarik