Israel Dikecam Dunia usai Video Penghinaan Aktivis Kemanusiaan Global Sumud Flotrilla Viral!
JAKARTA, iNews.id - Kecaman internasional terus bermunculan setelah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, mengunggah video yang menampilkan dugaan penyiksaan dan penghinaan terhadap puluhan aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla.
Dilaporkan Al Jazeera, Kamis (21/5/2026), sejumlah negara menilai perlakuan terhadap para aktivis tersebut sebagai tindakan yang melanggar martabat manusia dan tidak dapat dibenarkan.
Merespons insiden itu, beberapa negara Eropa seperti Prancis, Italia, Spanyol, Belanda, Belgia, hingga Kanada kompak memanggil duta besar Israel untuk meminta penjelasan resmi terkait video yang beredar.
Pemerintah Italia mengambil sikap tegas. Perdana Menteri Giorgia Meloni bersama Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mengecam keras video tersebut dan menyebut tindakan terhadap para aktivis sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima.
Italia kemudian memanggil duta besar Israel karena menilai tindakan itu tidak menghormati nilai kemanusiaan dan membahayakan keselamatan warga negaranya yang ikut ditahan.
Jadwal dan Link Live Streaming Bayer Leverkusen vs Bayern Munich di Semifinal DFB Pokal 2025-2026
Di Prancis, Menteri Luar Negeri Jean-Noël Barrot juga meminta agar duta besar Israel dipanggil guna memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Belanda Rob Jetten menyatakan pemerintahnya turut memanggil duta besar Israel. Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen menyebut perlakuan terhadap aktivis kemanusiaan itu sangat mengejutkan dan tidak dapat diterima.
Kanada dan Belgia juga menyampaikan protes resmi kepada Israel atas perlakuan terhadap para relawan kemanusiaan tersebut.
Selain negara-negara itu, kecaman serupa datang dari Spanyol, Polandia, Jerman, Yunani, Siprus, Inggris Raya, Irlandia, Korea Selatan, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki terkait tindakan Israel terhadap aktivis bantuan kemanusiaan yang menuju Gaza.










