Putri KW Siap Gantikan Gregoria, Bidik Prestasi Lebih Gila dari Medali Olimpiade!

Putri KW Siap Gantikan Gregoria, Bidik Prestasi Lebih Gila dari Medali Olimpiade!

Olahraga | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 21:30
share

JAKARTA, iNews.id – Putri Kusuma Wardani siap menjadi tulang punggung baru tunggal putri Indonesia usai Gregoria Mariska Tunjung meninggalkan Pelatnas PBSI. Pebulu tangkis ranking enam dunia itu bahkan memasang target tinggi untuk melampaui pencapaian seniornya tersebut.

Gregoria resmi mundur dari Pelatnas PBSI pada Jumat (15/5/2026). Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 itu memilih fokus memulihkan kondisi kesehatannya setelah mengalami masalah vertigo yang belum kunjung pulih.

Keputusan Gregoria membuat kekuatan utama tunggal putri Indonesia berkurang drastis. Kini sektor elite tunggal putri Pelatnas PBSI hanya dihuni Putri Kusuma Wardani, Ester Nurumi Tri Wardoyo, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi.

Situasi tersebut otomatis membuat Putri KW menjadi pemain paling senior sekaligus pemilik ranking BWF tertinggi di sektor tunggal putri Indonesia. Tanggung jawab besar pun kini berada di pundaknya.

Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu mengaku sudah siap menerima tekanan sebagai andalan utama baru Indonesia. Dia memilih menghadapi situasi tersebut dengan pikiran positif.

“Ya, bebannya Kak Grego pindah ke aku kan. Tapi aku jalanin dengan senang hati dan terus berpikiran positif,” ujar Putri KW kepada awak media, termasuk iNews Media Group, di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/5/2026).

Putri KW mengungkapkan sebenarnya dia sudah mulai mempersiapkan diri sejak Gregoria cukup lama absen dari turnamen. Karena itu, dia merasa tidak terlalu terkejut dengan tanggung jawab baru tersebut.

“Sudah siap karena sebelumnya Kak Grego juga absen cukup lama. Jadi aku siap dan menjalani semuanya dengan senang hati. Selalu banyak orang di belakang aku yang memotivasi,” tuturnya.


Putri KW Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Putri KW juga mengaku termotivasi dengan pencapaian Gregoria yang sukses merebut medali perunggu Olimpiade Paris 2024. Dia kini memiliki ambisi untuk meraih hasil lebih tinggi di masa depan.

“Pasti ada beban, tapi sudah aku siapin dari sebelum Olimpiade. Terakhir Kak Grego juga dapat perunggu, jadi aku ingin bisa, insyaallah, lebih dari Kak Grego,” katanya.

Selain prestasi, Putri KW mengaku banyak belajar dari karakter Gregoria selama berada di Pelatnas PBSI. Menurut dia, Gregoria merupakan sosok pekerja keras yang mampu bangkit dari masa sulit.

“Mungkin dia sempat jatuh dan bisa bangkit juga. Kegigihan dia saat latihan dan pola pikir Kak Grego cukup baik. Aku juga banyak belajar dari dia tentang teknik di lapangan,” ungkap pemain asal Tangerang, Banten, tersebut.

Putri KW kemudian memuji kualitas teknik permainan Gregoria yang menurutnya sangat istimewa. Dia menyebut pukulan-pukulan Gregoria sering membuat lawan kesulitan.

“Karena Kak Grego punya tangan yang luar biasa. Pukulan-pukulannya cukup menyulitkan lawan dan tidak bisa dideskripsikan kalau belum bertemu langsung dengan dia,” ucap Putri KW.

Kini Putri KW akan memikul harapan besar tunggal putri Indonesia di level elite dunia. Dengan status ranking enam dunia, dia diharapkan mampu melanjutkan prestasi yang sebelumnya ditorehkan Gregoria Mariska Tunjung.

Topik Menarik