Tak Mau Hasil Buruk, Fajar/Fikri Pilih Korbankan Dua Turnamen Ini

Tak Mau Hasil Buruk, Fajar/Fikri Pilih Korbankan Dua Turnamen Ini

Olahraga | inews | Rabu, 20 Mei 2026 - 21:07
share

JAKARTA, iNews.id – Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memilih absen dari Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026 demi tampil maksimal di Singapore Open 2026 dan Indonesia Open 2026. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi fisik dan kualitas persiapan mereka.

Fajar/Fikri kini fokus menjalani latihan intensif di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Ganda putra Indonesia itu ingin memanfaatkan waktu persiapan lebih panjang agar mampu tampil konsisten pada dua turnamen besar tersebut.

Singapore Open 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26-31 Mei 2026. Setelah itu, Indonesia Open 2026 akan digelar pada 2-7 Juni 2026.

Fajar mengungkapkan persiapan mereka berjalan cukup baik sejauh ini. Dia mengatakan fokus utama latihan saat ini adalah menyesuaikan kondisi lapangan di Singapore Indoor Stadium yang terkenal cukup berangin.

“Di Singapura khususnya, kami sudah mempersiapkan diri. Di sana kondisi lapangan cukup berangin juga, jadi kami di sini sudah mempersiapkan dengan shuttlecock yang lumayan kencang karena berbeda dengan turnamen-turnamen sebelumnya,” ujar Fajar kepada awak media, termasuk iNews Media Group, di Pelatnas PBSI, Rabu (20/5/2026).

Menurut Fajar, adaptasi terhadap karakter shuttlecock menjadi hal penting agar permainan mereka tidak terganggu saat pertandingan berlangsung. Karena itu, pola latihan mereka kini dibuat lebih spesifik dibanding biasanya.


Fajar/Fikri Tak Mau Asal Ikut Turnamen

Fikri juga mengaku latihan mereka sudah disesuaikan dengan kondisi venue di Singapura. Dia berharap persiapan matang tersebut bisa membantu mereka meraih hasil lebih baik.

“Kami sudah mengikuti, menyesuaikan latihan di sini dengan kondisi lapangan dan shuttlecock di sana. Semoga hasilnya bisa lebih baik,” kata Fikri.

Keputusan absen dari Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026 ternyata bukan tanpa alasan. Fajar menilai mereka tidak ingin sekadar tampil di banyak turnamen tanpa persiapan maksimal.

Dia juga mengakui kondisi fisiknya menjadi salah satu pertimbangan penting. Jadwal yang padat setelah tampil di Piala Thomas 2026 membuat mereka memilih fokus menjaga kebugaran.

“Kami tidak mau hanya terus ikut pertandingan tapi hasilnya kurang baik. Jadi kami lebih fokuskan ke turnamen-turnamen yang sudah kami persiapkan dengan persiapan yang baik,” ungkap Fajar.

Dengan persiapan lebih panjang, Fajar/Fikri berharap mampu tampil lebih kompetitif saat menghadapi pasangan-pasangan elite dunia. Mereka juga ingin memanfaatkan momentum di dua turnamen besar Asia tersebut untuk meraih hasil maksimal.

Singapore Open 2026 dan Indonesia Open 2026 akan menjadi ujian penting bagi Fajar/Fikri setelah memutuskan mengorbankan dua turnamen sebelumnya demi fokus meningkatkan performa.

Topik Menarik