Jelang Idul Adha 1447 H, Penjualan Kambing Kurban di Tuban Melonjak 70 Persen
TUBAN, iNews.id – Momen menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah membawa berkah musiman bagi para pedagang kambing kurban dadakan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Meningkatnya antusiasme umat Muslim untuk menjalankan ibadah kurban membuat permintaan pasar melonjak hingga 70 persen dibandingkan hari biasa.
Guna menyiasati tingginya permintaan dan mempermudah akses konsumen, para pedagang sengaja mendirikan lapak semipermanen di tepi jalur protokol agar lebih mencolok bagi calon pembeli.
Salah satu berkah omzet ini dirasakan oleh Markaban, seorang pedagang kambing kurban yang membuka lapak di Jalan Raya Letda Sucipto, Kelurahan Mondokan, Kabupaten Tuban. Sejak membuka lapak dua pekan lalu, ratusan hewan ternaknya mulai ramai dipesan.
Dari total 600 ekor kambing kurban yang ia siapkan di kandang penampungan sementara, sebanyak 200 ekor di antaranya sudah resmi terjual dan diberi tanda oleh para pembeli.
"Dulu saya berjualan di dalam daerah kampung, kurang terlihat. Sekarang sengaja saya geser taruh di pinggir jalan raya ini agar langsung kelihatan orang lewat. Alhamdulillah, selain pelanggan lama, banyak juga pengendara melintas yang langsung mampir beli," ujar Markaban, Rabu (20/5/2026).
Di lapak dadakan ini, para pembeli bisa dengan leluasa memilih hewan kurban sesuai dengan anggaran dan kriteria yang diinginkan. Variasi harga yang ditawarkan berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000 per ekor, tergantung pada bobot, ukuran, serta komoditas jenis kambing.
Beberapa jenis kambing yang disediakan pedagang di antaranya Kambing Jawa (Kacang), Peranakan Etawa (PE), dan Domba Gibas.
Kemudahan akses di pinggir jalan ini diakui langsung oleh konsumen. Elly, salah seorang warga Tuban, mengaku langsung menepikan kendaraannya setelah melihat papan informasi di tepi jalan.
"Tadi pas lewat sini baca spanduk jualan kambing, jadi langsung berhenti masuk. Ternyata kualitas kambingnya bagus-bagus dan saya berhasil dapat harga Rp2.500.000 setelah tawar-menawar dengan bapaknya," kata Elly.
Tidak sekadar menjual hewan, para pedagang kambing dadakan di Tuban ini juga menawarkan nilai tambah (value added) untuk memanjakan konsumennya.
Bagi pembeli yang belum memiliki lahan di rumah, pedagang menyediakan jasa perawatan gratis—termasuk pemberian pakan dan jaminan kesehatan hewan—hingga hari penyembelihan tiba. Khusus untuk pelanggan yang berdomisili di dalam wilayah Kabupaten Tuban, pihak pedagang juga memberikan fasilitas layanan antar langsung ke lokasi tujuan tanpa dipungut biaya tambahan.
Para pedagang memprediksi tren transaksi penjualan kambing kurban ini akan terus merangkak naik secara signifikan dan mencapai puncaknya pada H-2 menjelang pelaksanaan salat Idul Adha.









