Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi
BANGKALAN, iNews.id - Perempuan penjaga loket karcis bus di Terminal Bangkalan, Jawa Timur, melaporkan dugaan aksi penganiayaan yang dialaminya ke polisi. Korban bernama Diana Novita mengaku dipukul oleh seorang pria yang diduga preman terminal hingga kasus tersebut viral di media sosial.
Laporan dilakukan korban ke Polres Bangkalan dengan melampirkan hasil visum medis dari rumah sakit sebagai bukti dugaan penganiayaan.
Peristiwa itu terjadi saat suasana terminal sedang ricuh akibat cekcok antara anak korban dengan penjaga loket lain terkait penumpang. Adu mulut tersebut kemudian memanas hingga terjadi saling tantang.
Diana mengaku berusaha melerai keributan dengan memegangi anaknya agar situasi tidak semakin membesar. Namun saat mencoba menenangkan keadaan, korban justru dipukul di bagian belakang kepala oleh pria berinisial H-S.
"Jadi saya takut terjadi perkelahian, saya pegang anak saya, saya lerai. Waktu saya megang anak saya dari belakang ini, langsung dipukul sama preman yang namanya Hamsi. Hamsi ini preman di Terminal Bangkalan," kata Diana usai melaporkan ke kantor polisi, Selasa (19/5/2026).
Akibat kejadian tersebut, suasana terminal sempat memanas sebelum akhirnya berhasil diredam oleh petugas terminal.
Korban menduga aksi pemukulan itu dipicu persoalan lama terkait permintaan uang keamanan yang diduga kerap dilakukan pelaku kepada para penjaga loket di terminal.
Dia mengungkapkan, selama ini menolak memberikan uang yang diminta sehingga diduga membuat pelaku menyimpan dendam. Karena agen yang gak mau bayar premanan itu saya aja. "Karena agen yang gak mau bayar premanan itu saya aja makanya saya itu dimusuhi sama Hamsi itu. Yang mukul saya itu hanya Hamsi itu aja," ucapnya.










