Imbas Polemik Cerdas Cermat, MPR Libatkan Pakar Hukum Tata Negara Jadi Juri

Imbas Polemik Cerdas Cermat, MPR Libatkan Pakar Hukum Tata Negara Jadi Juri

Berita Utama | inews | Selasa, 19 Mei 2026 - 11:21
share

JAKARTA, iNews.id - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) akan melibatkan pakar hukum tata negara di setiap provinsi untuk dijadikan juri dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR. Hal ini sebagai bagian dari evaluasi atas kejadian final LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat, beberapa waktu lalu.

Imbas dari kejadian tersebut, banyak orang menuntut agar juri segera diganti.

"Dewan juri kita akan melibatkan pakar hukum tata negara di setiap provinsi," kata Ketua Badan Sosialisasi MPR, Abraham Liyanto, dikutip Selasa (19/5/2026).

Tak hanya itu, setiap anggota MPR yang berasal dari daerah dan tengah menggelar lomba Cerdas Cermat diminta hadir guna memberikan dukungan dan memantau langsung jalannya lomba tersebut. 

Kendati demikian, Abraham memastikan kehadiran anggota MPR ini tidak menjadi bagian dari dewan juri.

"Jurinya adalah pakar hukum tata negara di situ, atau dosen perguruan tinggi. Jadi, kita berharap ini justru lebih membumi," ujarnya.

Sebelumnya, MPR menyampaikan permohonan maaf atas polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR di Kalimantan Barat. Pihaknya juga menonaktifkan dewan juri, serta MC terkait polemik tersebut.

"MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR RI menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat," bunyi keterangan dikutip iNews.id, Selasa (12/5/2026).

"Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini," sambungnya.

Tak cuma itu, MPR berjanji melakukan evaluasi terhadap gelaran tersebut. Mulai dari sistem penilaian hingga verifikasi jawaban peserta. Dengan begitu, pelaksanaan lomba ke depan dapat berjalan adil.

Pihaknya juga mengapresiasi seluruh peserta, guru pendamping, panitia daerah, serta masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan kebangsaan dan pelaksanaan LCC 4 Pilar.

Topik Menarik