Waspada! Banjir Rob Berpotensi Landa Pesisir Jakarta hingga 21 Mei 2026
JAKARTA, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang diperkirakan melanda wilayah pesisir Jakarta hingga 21 Mei 2026. Peringatan disampaikan menyusul laporan BMKG mengenai adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase Super New Moon atau fase bulan baru dan Perigee.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, fenomena tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut di kawasan pesisir utara Jakarta.
“Masyarakat pesisir perlu meningkatkan kesiapsiagaan, karena durasi pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut. Pastikan juga sistem drainase di sekitar rumah tetap berfungsi baik untuk menghindari terjadinya genangan air,” ujarnya, dikutip Selasa (19/5/2026).
Dia menjelaskan, puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 20.00 hingga 01.00 WIB.
Sejumlah wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu.
BPBD Jakarta mengingatkan warga untuk terus waspada terhadap perubahan cuaca dan dinamika air laut yang dapat berubah dengan cepat. Warga juga diminta menghindari aktivitas di wilayah pesisir yang rawan terdampak banjir rob, khususnya saat periode puncak pasang air laut.
Selain itu, masyarakat diminta memantau informasi resmi melalui kanal digital pemerintah, seperti layanan Peringatan Dini Gelombang Pasang di situs BPBD DKI Jakarta, aplikasi JAKI untuk pelaporan genangan, serta situs Pantau Banjir Jakarta guna memperoleh informasi kondisi terkini secara real time.










