Intelijen Rusia: AS-Israel Gagal Kalahkan Iran dalam Perang
MOSKOW, iNews.id - Hasil penilaian intelijen Rusia mengungkap, Amerika Serikat (AS) dan Israel gagal mencapai tujuan perangnya melawan Iran.
Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) Sergei Naryshkin bahkan mengatakan AS dan Israel gagal mencapai target untuk meraih kemenangan mudah terhadap Iran.
Meski digempur habis-habisan dan dikeroyok dua negara dengan militer hebat, Iran masih memiliki kekuatan tempur yang solid sangat kuat.
"Washington dan Tel Aviv mengharapkan kemenangan relatif mudah, tapi itu tidak terjadi. Rakyat Iran, pemerintah, dan angkatan bersenjata Iran telah menunjukkan keberanian dan ketekunan," kata Naryshkin, seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (17/5/2026).
Dia melanjutkan, konflik militer di sekitar Iran belum akan berakhir. Eskalasi baru mungkin terjadi meskipun tak sebesar perang sebelumnya.
AS dan Iran menyepakati gencatan senjata tanpa batas waktu, tetapi masih sangat ringkih. Perundingan damai kedua negara belum menemukan titik temu.
Presiden AS Donald Trump menolak mentah-mentah 14 poin proposal damai yang diajukan Iran belum lama ini. Dia juga mengancam serangan baru terhadap Iran jika kesepakatan damai tak juga dicapai.
Di lain pihak, Iran menegaskan tak ada alternatif lain bagi AS kecuali menerima 14 poin usulan damai tersebut.










