Pacuan Juara Persib dan Borneo FC Masih Panas, I.League Sampai Siapkan Dua Trofi
JAKARTA, iNews.id – Persaingan juara Super League 2025-2026 makin memanas setelah Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda terus bersaing ketat di puncak klasemen. Situasi itu membuat operator kompetisi I.League menyiapkan dua trofi di lokasi berbeda untuk antisipasi penentuan juara hingga pekan terakhir.
Kompetisi musim ini berlangsung sangat sengit memasuki pekan ke-33. Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama mengoleksi 75 poin sehingga peluang juara masih terbuka lebar bagi kedua tim.
Persib berada di posisi teratas klasemen karena unggul head-to-head dan selisih gol atas Borneo FC. Namun, Pesut Etam masih memiliki kans besar untuk menyalip Maung Bandung dalam dua laga tersisa.
Persib memburu gelar ketiga secara beruntun di Super League. Di sisi lain, Borneo FC bertekad mencetak sejarah dengan meraih trofi juara liga pertama mereka.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengakui persaingan musim ini menjadi salah satu yang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir. Dia menyebut perebutan gelar masih sulit diprediksi.
“Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025-2026. Kompetitif sekali dari liga sekarang ya, kita lihat dua bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi,” ujar Asep kepada awak media termasuk iNews Media Group di Kantor I.League, Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Dua Trofi Disiapkan I.League
Asep menjelaskan I.League sudah mengatur jadwal pekan ke-34 secara khusus. Sebanyak tujuh pertandingan akan digelar bersamaan pada 23 Mei 2026 demi menjaga fair play kompetisi.
Sementara dua pertandingan lain dimainkan lebih awal karena sudah tidak berpengaruh terhadap perebutan gelar maupun zona degradasi.
“Pastinya kita sudah merilis jadwal di pekan ke-34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23, dan ada dua pertandingan lebih awal karena memang secara teknis hitung-hitungannya memang tidak lagi menentukan, baik itu di perebutan juara ataupun juga di posisi degradasi,” tutur Asep.
I.League juga sudah menyiapkan skenario khusus apabila perebutan gelar baru dipastikan pada laga terakhir musim ini. Operator liga bakal menempatkan dua trofi di dua stadion berbeda.
“Di mana pialanya? Ya, kita akan siap di dua tempat kalau sampai week 33 masih belum ketahuan,” kata Asep.
Dia menyebut situasi serupa pernah terjadi pada musim 2018 saat Persija Jakarta dan PSM Makassar bersaing ketat hingga pekan terakhir kompetisi. Ketika itu, Persija akhirnya memastikan gelar juara usai mengalahkan Mitra Kukar.
“Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan tahun 2018 pernah terjadi sampai terakhir. I.League waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta,” sambungnya.
Asep enggan menjelaskan detail terkait penempatan trofi asli maupun replika. Namun dia memastikan kedua kandidat juara akan mendapatkan perlakuan yang sama dari operator liga.
“Ya kalau itu detail itu, saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality,” pungkasnya.
Jika Persib dan Borneo FC terus meraih kemenangan hingga pekan ke-34, Maung Bandung memiliki peluang terbesar keluar sebagai juara karena unggul head-to-head dan selisih gol atas rivalnya tersebut.










