Drama Injury Time Liga Spanyol Kini Dikuasai Duracell, Figo Ikut Turun Tangan
BARCELONA, iNews.id - Duracell resmi menjalin kolaborasi global dengan Liga Spanyol selama tiga tahun sebagai mitra resmi waktu tambahan mulai musim 2026/2027. Kerja sama ini langsung menyoroti salah satu momen paling menegangkan dalam sepak bola, yakni injury time yang kerap menentukan hasil pertandingan.
Merek baterai asal Amerika Serikat tersebut mengumumkan kemitraan barunya pada Jumat (8/5/2026). Kolaborasi ini akan hadir di seluruh pertandingan Liga Spanyol melalui papan ofisial wasit keempat dan berbagai aktivasi di stadion.
Duracell dan Liga Spanyol ingin mengangkat tema semangat, daya tahan, serta ketekunan pemain dalam momen-momen krusial menjelang akhir pertandingan. Injury time dipilih karena sering menghadirkan drama besar yang mengubah jalannya kompetisi.
Dalam lima musim terakhir, delapan persen gol di Liga Spanyol tercipta setelah menit ke-90. Menariknya, 65 persen dari gol tersebut berdampak langsung terhadap hasil akhir pertandingan.
Beberapa momen dramatis yang menjadi sorotan antara lain dua gol Jude Bellingham di masa injury time saat El Clásico, gol penyeimbang Iago Aspas pada menit ke-96 untuk Celta Vigo melawan Barcelona pada 2021, hingga selebrasi ikonis Lionel Messi pada menit ke-93 di Santiago Bernabeu.
Peluncuran kerja sama ini dilakukan di Barcelona. Legenda Portugal sekaligus ikon Liga Spanyol, Luís Figo, ikut hadir dalam peluncuran tersebut.
Duracell Soroti Drama Menit Akhir
Kolaborasi ini menjadi bagian penting dari strategi pemasaran olahraga global Duracell. Liga Spanyol tercatat sebagai kompetisi sepak bola Eropa pertama yang bekerja sama resmi dengan merek tersebut.
Business General Manager Liga Spanyol, Jorge De Le Vega Fernández, menilai injury time selalu menghadirkan emosi terbesar dalam sepak bola dunia.
“Liga Spanyol adalah rumah bagi banyak momen paling dramatis dalam sepak bola dunia, dan banyak di antaranya terjadi pada waktu tambahan. Bermitra dengan Duracell memungkinkan kami merayakan momen-momen tersebut dengan cara yang segar dan menarik, serta terhubung dengan penggemar melalui emosi dan ketidakpastian yang menjadi ciri khas liga kami,” katanya.
Global Chief Marketing Officer Duracell, Javier Hernandez Reta, menilai sepak bola memiliki kesamaan kuat dengan karakter utama merek Duracell.
“Duracell melambangkan kekuatan, usaha, dan daya tahan, kualitas yang membawa Anda terus melangkah ketika segalanya dipertaruhkan. Sepak bola tidak berhenti pada waktu normal, begitu juga kami. Waktu tambahan adalah saat jantung berdegup lebih cepat, para pahlawan muncul, dan permainan mencapai puncaknya. Pada momen itulah kekuatan paling dibutuhkan,” ujarnya.
President Europe & Africa Duracell, Gülhande Sanay, menyebut kerja sama tersebut menjadi cara untuk menghubungkan identitas merek dengan emosi sepak bola global.
“Kami menghubungkan nilai utama kami tentang ‘daya tahan energi’ dengan drama dan emosi sepak bola. Liga Spanyol memberikan panggung budaya sepanjang tahun di berbagai pasar prioritas kami di seluruh dunia, sekaligus menjadi platform untuk menjangkau konsumen yang penuh semangat secara global,” katanya.
Sementara itu, Luís Figo mengaku sangat memahami tekanan dan intensitas yang muncul saat injury time di sepak bola.
“Ketika Anda berada di lapangan atau di stadion dan papan waktu tambahan diangkat, ada sesuatu yang berubah. Intensitas meningkat, suara penonton semakin keras, dan setiap sentuhan terasa lebih berarti. Saya telah menyaksikan begitu banyak momen penentu di Liga Spanyol terjadi setelah waktu pertandingan melewati menit ke-90,” ujar Figo.
“Momen-momen itu bukan keberuntungan semata. Semua itu adalah hasil dari para pemain yang terus melangkah ketika yang lain berhenti. Itulah mengapa kemitraan ini sangat masuk akal bagi saya, karena Duracell merepresentasikan hal yang sama: bertahan lebih lama dan memiliki kekuatan untuk tetap tak terhentikan ketika segalanya dipertaruhkan,” tuturnya.










