Pikap Tabrak 2 Motor di Jalur Puncak Bogor, 3 Luka-Luka Termasuk Ibu Hamil Tua
BOGOR, iNews.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di kawasan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (13/5/2026) sore. Mobil pikap yang hilang kendali menabrak dua sepeda motor dari arah berlawanan.
Akibat kejadian itu, seorang pengendara kritis dan dua lainnya luka-luka, termasuk seorang ibu yang tengah hamil tua.
Diperoleh informasi, kecelakaan bermula saat mobil Suzuki Pikap dengan nomor polisi F 8862 YD yang dikemudikan oleh IR, warga Cianjur, melaju dari arah Gadog menuju Puncak. Saat melintasi jalan menanjak di kawasan Selarong, Kampung Cibogo II, sopir diduga mengantuk dan kehilangan konsentrasi.
Sopir pikap tersebut nekat melaju ke jalur berlawanan karena berniat menyalip kendaraan di depannya. Namun, secara bersamaan, muncul dua sepeda motor yakni Yamaha Mio dan Vespa dari arah Puncak menuju Gadog dengan kecepatan tinggi. Benturan keras pun tak terhindarkan.
"Mobil pikap tersebut melambung ke jalur kanan untuk menyalip, namun dari arah berlawanan datang dua motor. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan cukup keras terjadi," kata Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman.
Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor Yamaha Mio mengalami luka serius di bagian kepala setelah terbentur aspal dan sempat tidak sadarkan diri. Sementara itu, pengendara motor Vespa dan seorang penumpang wanita yang dibonceng di motor Yamaha Mio juga mengalami luka-luka.
Wanita yang menjadi korban luka tersebut diketahui tengah hamil tua. Ketiga korban langsung dilarikan ke RSUD Idham Khalid guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Tim Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi mata. Kondisi mobil pikap dan kedua sepeda motor dilaporkan mengalami kerusakan parah di bagian depan.
"Kami telah mengamankan dua unit sepeda motor, mobil pickup, beserta sopirnya ke kantor Sub Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Ipda Ares Rahman, Rabu sore.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan kuat mengarah pada kelalaian sopir pikap yang memaksakan diri menyalip dalam kondisi kurang konsentrasi. Jalur Puncak di lokasi kejadian sempat mengalami kepadatan akibat proses evakuasi kendaraan dan korban.










