Terdeteksi Ditemukan di Indonesia, Pakar Sebut Hantavirus Bukan Hal Baru

Terdeteksi Ditemukan di Indonesia, Pakar Sebut Hantavirus Bukan Hal Baru

Terkini | inews | Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:34
share

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat saat ini khawatir dengan adanya kasus hantavirus sudah ditemukan di Indonesia. Kabar tersebut seolah menjadi hal yang mengerikan bagi masyarakat.

Padahal, hantavirus sendiri bukanlah virus baru yang ditemukan di Indonesia. Hal itu diungkapkan Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia, Pandu Riono. 

Pandu mengungkapkan kasus Hanta sudah ada sejak lama di Indonesia, bahkan dari pengamatannya kasus tersebut selalu ada dari tahun ke tahun.

“Kalau kita amati dari tahun ke tahun selalu ada. Jadi kasus itu, kasus virus Hanta itu ada di Indonesia lama, itu kan bukan virus baru,” ujar Pandu saat dihubungi iNews, Jumat (8/5/2026).

Hal itu dikarenakan, penularan virus tersebut berasal dari Tikus (Rodent) hewan yang kerap ada tengah masyarakat. Penularan virus Hanta dadi tikus bisa melalui berbagai media baik itu kotoran atau air kencing tikus yang mengkontaminasi lingkungan manusia. 

“Pada umumnya itu masih ditularkan dari Rodent atau tikus. Itu media kencingnya atau tai-nya mengkontaminasi barang-barang di tempat kita hidup atau makanan kita, kita megang, kita hirup debunya,” katanya.

Kondisi tersebut bisa saja membuat penularan virus Hanta dari hewan ke manusia terjadi. Apalagi, jika menimpa kelompok rentan seperti orang dengan imunitas yang tidak sehat, memiliki penyakit jantung, diabetes atau kelompok lansia.

“Kalau ada orang yang memang kondisinya nggak sehat, punya penyakit jantung, punya penyakit diabetes atau lansia itu akan rentan sekali terkena penyakit flu apapun termasuk flu Hanta ini,” ujar Pandu.

Meski demikian, gejala-gejala yang terjadi pada tubuh saat terkena virus tersebut bisa sembuh dengan cara pengobatan normal sesuai keluhan sakit yang ada. “Kalau orang itu nggak cukup bagus imunitasnya, kemungkinan dia akan mengalami gejala seperti flu, gitu. Tapi pada umumnya sih nggak berat, jadi bisa sembuh sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi masuknya Virus Hanta ke Indonesia. Kasus terkait virus tersebut mencuat setelah sebelumnya tiga orang di kapal pesiar MV Hondius di Tanjung Verde tertular virus tersebut.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman mengatakan saat ini sudah ada dua suspek atau seseorang yang mengalami gejala-gejala yang diduga tertular Virus Hanta. Dua suspek tersebut diantaranya berada di Jakarta dan Yogayakarta.

“Benar ada dua suspek,” kata Aji saat dikonfirmasi oleh iNews Media Group melalui aplikasi percakapan, Jumat (8/5/2026).

Belum diketahui secara pasti juga terkait kapan dua suspek itu muncul dan sembuh secara detail, termasuk gejala-gejala dari suspek tersebut. Namun, Aji mengungkapkan bahwa saat ini kedua sudah dinyatakan negatif dan sembuh.

“Tapi hari ini saya dapat info keduanya sudah negatif dan sembuh,” ujarnya.

Topik Menarik