Profil Chyntia Ingrid Kalangit, Bupati Sitaro yang Tersandung Kasus Korupsi Bantuan Bencana

Profil Chyntia Ingrid Kalangit, Bupati Sitaro yang Tersandung Kasus Korupsi Bantuan Bencana

Terkini | inews | Kamis, 7 Mei 2026 - 09:03
share

MANADO, iNews.id - Profil Chyntia Ingrid Kalangi, Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut) yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana bantuan erupsi Gunung Ruang Tahun 2024. Bupati perempuan satu-satunya di Sulut tersebut kini ditahan Kejaksaan.

Chyntia Ingrid Kalangit lahir di Manado pada 6 April 1985. Dia resmi menjabat sebagai Bupati Sitaro periode 2025-2030 setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada 20 Februari 2025.

Dalam Pilkada Sitaro 2024, Chyntia maju berpasangan bersama Heronimus Makainas, sebagai calon wakil bupati. Pasangan tersebut berhasil meraih kemenangan dengan memperoleh 24.586 suara atau 56,22 persen dari total suara sah.

Chyntia tercatat menempuh pendidikan sekolah dasar di SD Negeri Malalayang, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 8 Manado dan SMA Negeri 9 Manado. Dia lalu menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dengan gelar Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Dia juga sempat berkarier sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada 2009 sebelum memutuskan mengambil pensiun dini sekitar 2015 hingga 2016 hingga akhirnya maju di pilkada dan berhasil menjadi orang nomor satu di Sitaro.

Namun di tengah perjalanan karier politiknya, Chyntia kini harus menghadapi persoalan hukum serius. Kejati Sulut resmi menahannya pada Rabu (6/5/2026) malam. Dia menjalani proses hukum setelah ditetapkan tersangka korupsi dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp22 miliar.

Aspidsus Kejati Sulut, Zein Yusri Munggaran, mengatakan Chyntia diduga menyalahgunakan dana bantuan bencana saat erupsi Gunung Ruang pada 2024.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," ujar Zein Yusri Munggaran, Rabu (6/5/2026).

Topik Menarik