Perampok Berpakaian Ninja Satroni Rumah Mewah di Makassar, ART Nyaris Diperkosa
MAKASSAR, iNews.id – Aksi perampokan menyasar sebuah rumah mewah milik pengusaha beras di Jalan Minasaupa, Kelurahan Minasaupa, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (3/5/2026) dini hari. Pelaku yang membekali diri dengan senjata tajam jenis badik dan mengenakan penutup wajah ala ninja terekam kamera CCTV saat menjalankan aksinya.
Dalam insiden tersebut, seorang asisten rumah tangga (ART) perempuan berusia 18 tahun nyaris menjadi korban pemerkosaan. Pelaku masuk dengan cara memanjat tembok pembatas dan mencongkel jendela salah satu kamar ART di bagian belakang rumah.
Pemilik rumah, Muhammad Sabri menuturkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Saat itu, korban sedang tidur pulas dalam kondisi lampu kamar padam. Pelaku masuk menggunakan senter dan langsung mengancam korban dengan senjata tajam.
"Asisten rumah tangga saya dalam keadaan tidur pulas. Pelaku masuk tidak menyalakan lampu, dia pakai senter. Senjata tajamnya tidak terlalu kelihatan karena gelap, tapi ada di CCTV," ujar Sabri, Senin (4/5/2026).
Pelaku kemudian hendak melakukan aksi bejatnya, namun beruntung korban segera sadar dan memberikan perlawanan sengit sambil berteriak histeris. Teriakan tersebut memicu kepanikan pelaku yang kemudian hanya sempat menggasak telepon seluler (HP) dan dompet berisi uang milik korban.
Meski sempat dikejar oleh penghuni rumah dan warga sekitar hingga memanjat pagar, pelaku yang memiliki ciri-ciri berperawakan kurus dan agak tinggi tersebut berhasil melarikan diri ke kegelapan malam.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Rappocini. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan barang bukti berupa rekaman CCTV dan meminta keterangan korban.
Korban juga telah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk melengkapi laporan dugaan percobaan pemerkosaan.
Ketua RW setempat, Ismail mengatakan, keresahan warga meningkat karena kejadian serupa telah terjadi dua kali dalam sebulan terakhir di wilayah tersebut. Warga berharap pihak kepolisian segera meringkus pelaku agar situasi kamtibmas kembali kondusif.










