Terungkap! Ini Deretan Barang Curian Menantu usai Bunuh Mertua di Rumbai Pekanbaru
PEKANBARU, iNews.id - Polisi mengungkap deretan barang berharga yang digasak pelaku pembunuhan lansia Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Aksi keji ini melibatkan menantu korban yang menjadi otak pelaku.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengatakan, sebagian besar barang milik korban berhasil diamankan dari tangan para pelaku.
“Barang bukti berhasil kami amankan sebagian besar, khususnya barang-barang milik korban yang diambil oleh para pelaku, terdiri atas perhiasan emas berupa gelang, anting, cincin, kalung, pin, dan kotak perhiasan,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Selain perhiasan, pelaku juga membawa sejumlah barang elektronik milik korban. Di antaranya handphone, laptop, loudspeaker, jam tangan, hingga teropong.
“Terdapat juga barang bukti handphone, laptop, loudspeaker, jam tangan, dan teropong,” katanya.
Tak hanya itu, pelaku juga menggasak uang tunai dalam bentuk mata uang asing.
Breaking News! Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air, Disambut Upacara Militer
“Uang tunai Dolar Singapura, 7 lembar pecahan 100 Dolar, lima lembar pecahan 50 Dolar, dua lembar pecahan 10 Dolar, 9 lembar pecahan 2 Dolar, dan 1 lembar pecahan 5 Dolar,” ucapnya.
Dalam kasus ini, polisi telah menangkap empat pelaku yakni AFT (perempuan), SL, EW, dan L (perempuan). Dari hasil penyelidikan, AFT diketahui merupakan menantu korban sekaligus otak di balik pembunuhan tersebut. SL yang merupakan suami siri AFT berperan sebagai eksekutor utama, sementara dua pelaku lainnya membantu menjalankan aksi.
Motif pembunuhan diduga karena sakit hati dan faktor ekonomi. Pelaku mengaku kerap dimarahi korban selama tinggal serumah.
“Motif pelaku adalah sakit hati dengan alasan saat menjadi menantu dan tinggal bersama korban, pelaku sering dimaki dan dimarahi korban. Ini pengakuan tersangka,” ujarnya.
“Motif ekonomi, ingin menguasai harta korban,” katanya lagi.
Peristiwa pembunuhan yang viral di media sosial ini terjadi pada Rabu (29/4/2026). Dalam rekaman CCTV, korban terlihat sedang berbincang dengan dua perempuan di ruang tamu rumahnya di Jalan Kurnia, Rumbai.
Situasi berubah saat seorang pria datang dari arah belakang membawa balok kayu dan langsung memukul korban berulang kali hingga terkapar.
Setelah itu, pelaku merusak kamera CCTV dan menyeret korban ke dapur. Korban diduga sudah meninggal dunia sebelum dipindahkan ke bagian belakang rumah.
Seusai melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri sambil membawa barang-barang berharga milik korban. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan visum.










