May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

Nasional | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 09:02
share

PEKALONGAN, iNews.id - Ratusan buruh di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, menggelar apel dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum untuk menyuarakan tuntutan kesejahteraan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pekerja, pengusaha dan pemerintah.

Peringatan dipusatkan di Monumen Juang diikuti buruh dari berbagai sektor usaha. Selain mengikuti apel dan doa bersama, para buruh juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan.

Mereka menuntut upah yang layak, perlindungan sosial serta jaminan keselamatan dan kesehatan kerja. Tema peringatan tahun ini, Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Meningkatkan Kesejahteraan Pekerja, menegaskan bahwa kemajuan industri dan kesejahteraan buruh merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Ketua SPN Kota Pekalongan, Alifan Santoso, berharap kesejahteraan buruh ke depan semakin diperhatikan. Dia menekankan, pentingnya jaminan hak-hak pekerja, baik dari sisi upah, jaminan sosial, maupun perlindungan kerja.

"Kita tuntutannya ada tiga, pertama sahkan UU Ketenagakerjaan yang pro buruh, yang kedua kepastian kerja karena banyak maraknya outsourcing yang sistem kerja kontrak yang jangkanya pendek dan yang ketiga upah layak," ujar Alifan di lokasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Pekalongan menyatakan komitmennya untuk terus menjadi penghubung antara pekerja dan pengusaha guna menjaga hubungan industrial yang harmonis, terbuka, dan solutif.

Wakil Wali Kota Pekalongan, Bilgis Diab mengajak seluruh elemen menjadikan May Day 2026 sebagai momentum memperkuat sinergi tripartit antara buruh, pengusaha dan pemerintah.

Melalui semangat kolaborasi tersebut, diharapkan dapat mendorong terciptanya kesejahteraan yang merata bagi seluruh pekerja di Kota Pekalongan serta menjaga iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Pemerintah Kota Pekalongan memberikan fasilitas untuk kegiatan ini di Lapangan Monumen Juang. Ini adalah hal istimewa karena tidak sembarang acara bisa dilaksanakan di sini," ujar Bilgis. 

Topik Menarik