Ambil Ember Jatuh, 2 Orang Tewas Keracunan Gas Dalam Sumur di Kebumen
KEBUMEN, iNews.id – Insiden maut menggemparkan warga Desa Tersobo, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Dua orang tewas di dalam sumur yang diduga kuat mengandung gas beracun saat berupaya mengevakuasi ember yang terjatuh.
Kedua korban, Sudiman (55) dan Ari Susanto (40), ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah proses evakuasi dramatis yang berlangsung selama beberapa jam.
Peristiwa bermula saat Sudiman turun ke dalam sumur untuk mengambil ember miliknya yang terjatuh. Namun, sesampainya di bawah, korban mendadak lemas dan berteriak meminta tolong karena mengalami sesak napas hebat.
Melihat rekannya dalam bahaya, Ari Susanto yang berada di lokasi langsung berinisiatif turun untuk memberikan pertolongan. Nahas, tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai, Ari juga mengalami kesulitan bernapas dan ikut terjebak di dalam sumur hanya dalam hitungan menit.
Bung Karno Menyamar sebagai Orang Biasa di Pasar Senen hingga Menyatu dengan Rakyat Jelata
Saksi mata di lokasi, Sadiman (53), segera melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa yang diteruskan ke tim SAR gabungan. Tim dari BPBD Kebumen, Basarnas Cilacap, Damkar, PMI, hingga TNI-Polri dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Petugas sempat mengalami kesulitan lantaran diameter sumur yang sempit, yakni hanya sekitar 60 cm, ditambah tingginya konsentrasi gas beracun di dalam lubang.
"Proses evakuasi memang memakan waktu cukup lama karena kami harus memastikan keamanan tim penyelamat dari kandungan gas berbahaya di dalam sumur," ujar Tiesna P dari Basarnas Cilacap di lokasi kejadian.
Setelah berjuang selama beberapa jam, kedua korban berhasil diangkat ke permukaan, namun tim medis menyatakan keduanya telah meninggal dunia. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak berwenang menduga kuat keduanya menghembuskan napas terakhir akibat menghirup gas beracun yang mengendap di dasar sumur. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Atas kejadian ini, tim SAR mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak sembarangan turun ke dalam sumur tua atau sumur yang dalam tanpa peralatan oksigen, karena potensi kandungan gas berbahaya yang mematikan.










