Terungkap! Begini Modus Biro Umrah Al Amanah Tipu Belasan Orang di Semarang

Terungkap! Begini Modus Biro Umrah Al Amanah Tipu Belasan Orang di Semarang

Nasional | inews | Rabu, 29 April 2026 - 17:06
share

SEMARANG, iNews.id – Sederet kejanggalan dalam operasional biro umrah Al Amanah di salah satu mal Kota Semarang terungkap. Belasan orang yang menjadi korban penipuan biro umrah tersebut membongkar modus licin sang pemilik, Herdy Utomo. 

Kejadian tersebut memuncak pada Selasa (28/4/2026) malam, saat massa yang geram mendatangi kantor biro dan menggelandang pemiliknya ke Polrestabes Semarang. 

Resa Tonga, salah satu korban, mengungkapkan keanehan sudah terasa sejak tahap bimbingan ibadah atau manasik di sebuah hotel. Bukannya fokus memberikan bekal tata cara ibadah di Tanah Suci, pihak biro justru lebih banyak memberikan materi motivasi.

"Kecurigaan kami dimulai saat manasik. Materi yang diberikan lebih banyak motivasi ketimbang urusan ibadah itu sendiri. Kami merasa ada yang tidak beres sejak saat itu," ujar Resa.

Tidak hanya soal materi manasik, pihak biro juga diduga menerapkan aturan ketat untuk membatasi interaksi antar-jemaah. Resa menuturkan, saat sesi makan bersama, pihak pengelola sengaja memisahkan rombongan jemaah ke meja-meja yang berjauhan.

Modus ini diduga kuat dilakukan agar para calon jemaah tidak saling bertukar informasi mengenai status keberangkatan mereka. "Waktu makan pun rombongan dipisah-pisah. Sepertinya supaya kami tidak saling berkomunikasi dan tahu kalau sebenarnya banyak jemaah lain yang sudah menumpuk belum berangkat," katanya. 

Modus pamungkas yang dialami hampir seluruh korban adalah pembatalan keberangkatan secara mendadak pada H-3 atau H-2. Padahal, para jemaah sudah memegang perlengkapan lengkap seperti koper dan rompi, bahkan sudah melakukan acara pamitan dengan keluarga besar.

Korban lain bernama Arif mengaku mengalami kerugian paling parah senilai Rp275 juta untuk lima orang anggota keluarga. Sama seperti Resa, keberangkatannya dibatalkan sepihak tanpa alasan yang jelas, sementara uang setoran tak kunjung dikembalikan.

Para korban mengaku tertipu karena biro Al Amanah memiliki kantor di dalam mal besar di Semarang dan memiliki ulasan positif di internet. Hal ini memberikan rasa aman semu bagi para jemaah bahwa biro tersebut kredibel. 

"Karena kantornya di mal, kami pikir tidak mungkin bermasalah. Ternyata itu hanya cara mereka menjaring korban lebih banyak," kata para korban.

Saat ini, Herdy Utomo selaku pemilik biro tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Semarang terkait dugaan penipuan dan penggelapan dengan total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Topik Menarik