Kronologi Lengkap Daehoon Marah Besar gegara Jule–Safrie Jadikan Anak-Anak Candaan

Kronologi Lengkap Daehoon Marah Besar gegara Jule–Safrie Jadikan Anak-Anak Candaan

Gaya Hidup | inews | Rabu, 29 April 2026 - 15:18
share

JAKARTA, iNews.id - Drama antara selebgram Na Daehoon dan mantan istrinya, Julia Prastini alias Jule, kembali meledak dan ini menyentuh titik paling sensitif, yaitu anak-anak. Konflik ini membara setelah postingan Safrie Ramadhan di Instagram viral.

Ya, semua bermula dari unggahan Safrie Ramadhan, kekasih Jule. Dalam postingannya, Safrie membagikan foto kebersamaan dengan anak-anak Jule dan Daehoon. Sekilas tampak seperti momen hangat, namun caption yang disematkan justru memantik polemik.

Penasaran seperti apa cerita lengkap perseteruan Daehoon dengan Safrie-Jule? Simak ulasan selengkapnya hanya di artikel ini. 

Kronologi Lengkap Daehoon Ribut dengan Safrie-Jule gegara Anak Jadi Bahan Candaan

Viral di media sosial postingan Safrie Ramadhan memperlihatkan dirinya tengah bermain dengan anak-anak Jule-Daehoon. Di foto itu, Safrie membubuhkan keterangan yang dianggap menyindir Daehoon. 

"Keliatan kan lebih happy sama siapa *sumpah jokes," tulis Safrie, dikutip Rabu (29/4/2026).

Kalimat tersebut langsung menuai sorotan. Banyak yang menilai candaan itu tidak pada tempatnya, karena menyeret anak-anak ke dalam narasi perbandingan yang sensitif, apalagi di tengah situasi keluarga yang sudah retak.

Na Daehoon Marah Besar!

Tak butuh waktu lama, Daehoon bereaksi. Ia mengunggah ulang tangkapan layar postingan tersebut ke Instagram Story pribadinya dan meluapkan kekecewaan yang selama ini dipendam.

"Jujur, aku sudah menahan sampai tahap ini. Aku tidak pernah menjelekkan namamu," tulis Daehoon dengan nada tegas.

Pernyataan itu menjadi titik awal ledakan emosi yang lebih besar. Daehoon tidak hanya menyoroti unggahan Safrie, tetapi juga menyinggung luka lama terkait perceraian mereka. 

Ia mempertanyakan empati Jule dan Safrie terhadap kondisi anak-anak yang menurutnya menjadi korban dari konflik orang tua.

"Apakah tidak ada rasa bersalah sedikit pun? Menghancurkan rumah tangga dengan 3 anak kecil di dalamnya? Apakah menurut kalian menghancurkan hidup 3 anak itu bisa disebut sebagai bercanda?" lanjutnya.

Bagi Daehoon, persoalan ini bukan sekadar unggahan media sosial. Ia menilai ada batas yang telah dilanggar, yakni ketika anak-anak dijadikan bahan candaan atau konten publik. Ia pun dengan tegas meminta agar dirinya dan anak-anak tidak lagi diseret dalam hubungan Jule dan Safrie.

Namun konflik tak berhenti di situ. Dalam pernyataan yang sama, Daehoon melontarkan ultimatum keras yang langsung menyedot perhatian publik. Ia mengaku siap membuka seluruh fakta yang selama ini disimpan rapat terkait penyebab perceraian mereka.

"Jangan ganggu aku dan anak-anak lagi. Kalau masih diteruskan, aku akan bongkar semuanya," tegasnya.

Ancaman tersebut langsung memicu spekulasi luas. Publik mulai bertanya-tanya, fakta apa yang selama ini ditutup dan berpotensi mengubah pandangan terhadap konflik mereka?

Hingga kini, baik Jule maupun Safrie belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan keras Daehoon. Namun satu hal yang jelas, polemik ini kembali menegaskan betapa tipisnya batas antara kehidupan pribadi dan konsumsi publik, terutama ketika anak-anak ikut terseret dalam pusaran konflik.

Topik Menarik