Satpol PP Jakarta Minta Tambah 5.000 Personel, Rano Karno: Damkar Saja Butuh 11.000
JAKARTA, iNews.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta mengusulkan penambahan personel karena ada ketimpangan antara jumlah petugas serta beban kerja anggota. Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mendukung penambahan tetapi secara bertahap.
Rano mengakui, usulan penambahan 5.000 personel Satpol PP merupakan hal wajar mengingat beban kerja yang ekstra.
"Saya tidak bilang kerjanya berlebihan, tapi memang agak ekstra. Tentu kesehatan menjadi prioritas," kata Rano, dikutip Sabtu (25/4/2026).
"Bayangkan, Pemadam Kebakaran (Damkar) saja butuh 11.000 personel. Kalau Satpol PP minta (personel tambahan) 5.000 mungkin saja, tapi akan bertahap," imbuhnya.
Selain mempertimbangkan rasio luas wilayah dan jumlah penduduk, Rano menyebut perluasan dan penambahan program Pemerintah Provinsi Jakarta juga jadi pertimbangan. Dia mencontohkan Pemprov Jakarta telah memperluas cakupan layanan Transjakarta hingga Jabodetabek.
Perluasan rute layanan tersebut membutuhkan tambahan personel Satpol PP untuk memastikan keamanan aset dan ketertiban jalur. Kemudian juga ada rencana pembentukan unit Satpol PP Pariwisata.
Unit baru tersebut akan bertugas memastikan ketertiban umum di kawasan pariwisata seperti Kota Tua yang akan direvitalisasi dalam waktu dekat. Meski sama-sama bertugas memastikan ketertiban umum, Satpol Pariwisata akan memiliki seragam yang berbeda dan mengedepankan pendekatan lebih humanis.
Rano juga mendukung pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol PP yang memadai. Menurutnya, Mako Satpol PP di Jalan Kebon Sirih, sangat kecil dan tidak memadai.
"Sebetulnya sudah didesain dan dianggarkan, cuma terkena efisiensi. Makanya kemarin saya sempat bicara dengan Pak Gubernur, sepertinya kita harus evaluasi lagi masalah ini, apalagi Jakarta mau jadi Kota Global," katanya.
Sebelumnya, Satpol PP mengusulkan penambahan jumlah personel menyusul keterbatasan petugas. Usulan ini disampaikan lantaran adanya ketimpangan antara jumlah petugas serta beban kerja masing-masing anggota.
Kepala Satpol PP Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, saat ini anggota Satpol PP dalam satu kelurahan hanya berkisar 7-10 personel. Padahal, kata dia, pengamanan dan penegakan ketertiban harus berlangsung dalam 24 jam.
"Dengan sistem pembagian tiga sif, jumlah personel di tiap sif menjadi sangat terbatas sehingga berdampak pada tingginya beban kerja yang harus ditanggung masing-masing anggota," ujar Satriadi dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).
Satriadi menyebut, dalam satu kelurahan idealnya ada 18-20 personel agar pembagian sif kerja dan tugas dan fungsi Satpol PP bisa berjalan optimal. Menurut dia, beban kerja berlebihan pun bisa dihindari jika jumlah personel yang ada ditambah.
"Namun, kondisi saat ini masih jauh dari standar ideal tersebut," ucapnya.










