4 Orang Sekeluarga asal Blitar Tewas Kecelakaan di Probolinggo, Dimakamkan 1 Liang Lahat
PROBOLINGGO, iNews.id - Identitas empat orang sekeluarga yang tewas kecelakaan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akhirnya terungkap. Mereka merupakan warga asal Blitar yang menjadi korban dalam kecelakaan maut di jalur selatan Probolinggo, tepatnya di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Sabtu (18/4/2026) tengah malam.
Keempat korban diketahui bernama Sutrisno (60), Sri Budiyanti, Devica Friskiara dan Giovano Malik Ibrahim. Mereka tewas di lokasi kejadian setelah mobil Toyota Vios yang ditumpangi terlibat kecelakaan beruntun dengan beberapa kendaraan lain.
Duka mendalam tampak menyelimuti rumah korban di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Rumah duka milik Sutrisno dipadati warga yang datang melayat sejak Minggu (19/4/2026) pagi.
Sutrisno bersama keluarganya dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif di lingkungan. Warga pun bergotong royong membantu proses persiapan pemakaman.
Kepala Desa Jeblog, Arba’ Hidayatullah, mengatakan jenazah akan dimakamkan dalam satu liang lahat setelah disalatkan di masjid dekat rumah korban.
“Jenazah akan kami salatkan di masjid dekat rumah korban, kemudian dimakamkan di pemakaman umum desa dalam satu liang lahat,” katanya.
Sutrisno diketahui merupakan pengusaha pemotongan daging di Pasar Talun dan juga menjalankan usaha jual beli mobil bekas. Sementara istrinya dikenal sebagai sosok dermawan yang kerap membantu warga sekitar.
“Beliau berdua itu orangnya sangat baik, ramah ke siapa saja. Kalau ada tetangga butuh bantuan, pasti dibantu,” ujar salah satu warga setempat, Minggu (19/4/2026).
Diketahui, kecelakaan terjadi saat keluarga ini dalam perjalanan pulang dari Banyuwangi usai menjenguk kerabat. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Peristiwa nahas ini bermula saat truk trailer bermuatan tripleks melaju dari arah selatan menuju Kota Probolinggo. Saat melintasi jalan menurun, truk diduga mengalami rem blong hingga tak terkendali.
Sopir truk trailer, Cecep, mengaku tidak mampu mengendalikan kendaraannya saat berada di turunan. Dia kemudian membanting setir hingga menghantam mobil sedan yang ditumpangi korban.
Benturan keras membuat mobil korban ringsek parah dan seluruh penumpang di dalamnya meninggal dunia di lokasi. Truk tersebut bahkan masih terus melaju dan menabrak kendaraan lain, termasuk dua mobil pikap, Toyota Hiace, dan sepeda motor.
Kecelakaan beruntun ini membuat suasana di lokasi sangat mengerikan. Petugas kepolisian yang tiba langsung melakukan evakuasi korban dan mengurai kemacetan yang terjadi di jalur utama tersebut. Saat ini, sopir truk kini telah diamankan untuk proses penyelidikan.










