Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Lebanon 10 Hari
WASHINGTON, iNews.id - Israel dan Lebanon sepakat memulai gencatan senjata selama 10 hari. Konflik terbaru Israel dengan kelompok Hizbullah Lebanon pecah sejak 2 Maret lalu, imbas dari perang AS-Israel melawan Iran yang berlangsung mulai 28 Februari.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Lebanon dan Israel melalui akun Truth Social, Kamis (16/4/2026),
menandai jeda konflik yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang tersebut.
Gencatan senjata mulai berlaku Kamis (16/4/2026) pukul 17.00 Waktu AS Bagian Timur atau Jumat (17/4/2026) pukul 06.00 WIB.
Trump mengatakan telah melakukan percakapan sangat baik dengan pemimpin Israel mapun Lebanon. Dia juga memerintahkan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, dan pemimpin Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk bekerja sama dengan kedua negara tersebut guna mencapai perdamaian yang langgeng.
"Kedua pihak ingin menyaksikan perdamaian, dan saya yakin itu akan terjadi dengan cepat," tulis Trump.
Perang AS-Israel melawan Iran meluas ke Lebanon pada 2 Maret. Kelompok Hizbullah menembakkan rudal ke Israel untuk membantu Iran, memicu pembalasan militer Zionis yang menyerang Lebanon.
Presiden Lebanon Joseph Aoun sebelumnya mendesak Trump untuk membantu mewujudkan gencatan senjata dengan Israel selama panggilan telepon pertama kedua pemimpin tersebut. Aoun meyakinkan Trump bahwa penghentian serangan Israel ke Lebanon sangat penting untuk mengakhiri perang AS melawan Iran.
Seperti diketahui, Iran memasukkan Lebanon dalam kesepakatan gencatan senjata dengan AS yang diumunkan Trump pada 7 April lalu. Namun kemudian AS dan Israel membantah hal itu.










